Kekalahan PSM Makassar dari Persib Bandung dengan skor 1-2 di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Minggu (17/5/2026), tidak hanya membuat tim tamu, Persib, hanya butuh satu poin lagi untuk memastikan gelar juara Super League 2025/2026. Laga yang semestinya menjadi panggung sepak bola justru berakhir dengan kericuhan yang melibatkan suporter dan pemain setelah peluit panjang dibunyikan.
Begitu pertandingan usai, sejumlah suporter PSM nekat menerobos masuk ke lapangan. Mereka melakukan aksi anarkis dengan mengejar dan menendang pemain tim tamu yang masih berada di area pertandingan. Dari tribun penonton, flare, petasan, dan smoke bomb dinyalakan, menambah tegang suasana yang sudah memanas.
Para pemain Persib yang sempat merayakan kemenangan harus menghentikan perayaan mereka. Serbuan suporter dari tribun selatan membuat mereka berlari menyelamatkan diri menuju ruang ganti. Dua pemain Persib bahkan tampak menjadi sasaran tendangan saat berusaha keluar dari lapangan, menunjukkan betapa tidak terkendalinya situasi saat itu.
Jumlah suporter yang memasuki lapangan terus bertambah. Mereka tidak hanya mengejar pemain, tetapi juga melempar petasan dan menyerang pemain yang berada di bangku cadangan. Meskipun Master of Ceremony pertandingan telah berulang kali menegur agar suporter menghentikan perusakan fasilitas, aksi tersebut tetap berlanjut hingga menyerang bench dan pintu keluar lapangan.
Di tengah kekacauan itu, sejumlah suporter membentangkan spanduk putih berisi kritik keras kepada manajemen PSM. Spanduk tersebut dipajang mengarah ke bench PSM sebagai bentuk protes atas hasil pertandingan dan kondisi tim yang dinilai mengecewakan.
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran serius terkait keamanan pertandingan sepak bola di Indonesia, khususnya bagi pemain dan ofisial tim tamu. Kericuhan semacam ini tidak hanya mengganggu jalannya pertandingan, tetapi juga mencoreng citra suporter dan klub sepak bola yang bersangkutan. Lebih lanjut, insiden ini menjadi peringatan bagi pihak pengelola stadion dan kepolisian agar meningkatkan pengamanan dan pengawasan selama pertandingan guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Sementara itu, jalannya pertandingan sendiri menyajikan drama tersendiri. Persib unggul lebih dahulu melalui gol Thom Haye pada menit ke-32. PSM berhasil menyamakan kedudukan lewat Yuran Fernandes di menit ke-53. Saat laga tampak akan berakhir imbang, keajaiban terjadi di masa injury time. Persib menutup laga dengan gol Julio Cesar pada menit ke-90 7, memastikan kemenangan yang hampir membawa mereka meraih gelar juara.
Artikel Terkait
Menkeu Purbaya Enggan Jawab Pertanyaan Prabowo Soal Kurs Dolar, Klaim Itu Kewenangan Bank Sentral
Persebaya dan Garudayaksa Mulai Bangun Kekuatan, Jadi Ancaman Baru bagi Persib di Super League 2026/2027
BYD Rekrut Mantan Insinyur Senior Nissan untuk Kembangkan Mobil Kei Listrik di Jepang
Alex Marquez Alami Patah Tulang Selangka dan Retak Tulang Belakang Akibat Kecelakaan Beruntun di MotoGP Catalunya