Arus Balik Libur Kenaikan Yesus Kristus, Jasa Marga Prediksi 189 Ribu Kendaraan Masuk Jabotabek

- Senin, 18 Mei 2026 | 01:30 WIB
Arus Balik Libur Kenaikan Yesus Kristus, Jasa Marga Prediksi 189 Ribu Kendaraan Masuk Jabotabek

PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkirakan volume kendaraan yang menuju wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) akan meningkat hingga 8,1 persen setelah periode libur panjang Peringatan Kenaikan Yesus Kristus 2026 berakhir. Proyeksi ini muncul di tengah gelombang arus balik yang mulai terasa sejak akhir pekan lalu.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengungkapkan bahwa hingga Sabtu, 16 Mei 2026, sebanyak 161 ribu kendaraan telah tercatat memasuki Jabotabek. Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 11,9 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas normal yang mencapai 144 ribu kendaraan.

Data tersebut merupakan akumulasi dari empat gerbang tol utama, yaitu Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama yang melayani arah Trans Jawa, GT Kalihurip Utama untuk arah Bandung, GT Cikupa yang menghubungkan arah Merak, serta GT Ciawi untuk jalur menuju Puncak. Dari total volume itu, distribusi kendaraan yang masuk ke Jabotabek paling banyak berasal dari arah Timur, meliputi Trans Jawa dan Bandung, dengan jumlah 74.533 kendaraan atau setara 46,1 persen.

Sementara itu, dari arah Selatan atau Puncat tercatat sebanyak 44.316 kendaraan (27,4 persen), dan dari arah Barat melalui Merak mencapai 42.956 kendaraan (26,5 persen). Pola ini menunjukkan bahwa jalur Timur masih menjadi kontributor utama arus balik ke wilayah metropolitan.

“Kami memprediksi masih akan ada sekitar 189 ribu kendaraan yang masuk Jabotabek, atau naik 8,1 persen dari lalu lintas normal, di mana mayoritas volume kendaraan diprediksi berasal dari arah Timur,” ujar Rivan dalam keterangan resmi yang diterbitkan pada Minggu, 17 Mei 2026.

Menghadapi lonjakan tersebut, Jasa Marga mengimbau para pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang dan mengutamakan aspek keselamatan sebagai prioritas utama selama berkendara di jalan tol. Perusahaan juga mendorong pemudik untuk mengatur waktu perjalanan secara bijak.

“Kami juga mengingatkan pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan, serta memanfaatkan aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan untuk memperoleh informasi lalu lintas secara real time dalam perencanaan perjalanan secara matang,” tutur Rivan.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar