Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H Jatuh pada 18 Mei, Puasa Arafah 26 Mei 2026

- Minggu, 17 Mei 2026 | 20:45 WIB
Pemerintah Tetapkan 1 Zulhijah 1447 H Jatuh pada 18 Mei, Puasa Arafah 26 Mei 2026

Umat Islam mulai bersiap menyambut datangnya bulan Zulhijah dengan berbagai amalan sunah, termasuk puasa Zulhijah, puasa Tarwiyah, dan puasa Arafah. Pemerintah telah menetapkan awal Zulhijah 1447 Hijriah melalui sidang isbat yang digelar Kementerian Agama pada Minggu, 17 Mei 2026. Hasil sidang tersebut menetapkan bahwa Senin, 18 Mei 2026, merupakan tanggal 1 Zulhijah 1447 H.

Merujuk pada kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Bimas Islam Kementerian Agama, berikut adalah perkiraan jadwal pelaksanaan puasa sunah selama sembilan hari pertama bulan Zulhijah. Pada Senin hingga Minggu, 18 hingga 24 Mei 2026, umat Islam dapat menjalankan puasa sunah Zulhijah secara berturut-turut. Sementara itu, puasa Tarwiyah jatuh pada Senin, 25 Mei 2026, bertepatan dengan 8 Zulhijah. Puasa Arafah dilaksanakan sehari setelahnya, yaitu pada Selasa, 26 Mei 2026, atau 9 Zulhijah. Hari Raya Idul Adha 1447 H kemudian dirayakan pada Rabu, 27 Mei 2026.

Menurut penjelasan Kementerian Agama, sepuluh hari pertama bulan Zulhijah merupakan waktu yang memiliki banyak keutamaan bagi umat Islam. Pada periode tersebut, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amal saleh. Salah satu amalan yang sangat dianjurkan adalah puasa sunah Zulhijah. Di sisi lain, puasa Tarwiyah dan puasa Arafah memiliki keistimewaan tersendiri, terutama bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.

Puasa Arafah, misalnya, memiliki keutamaan yang besar. Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak zikir, sedekah, dan berbagai ibadah lainnya selama awal bulan Zulhijah. Amalan-amalan ini diharapkan dapat mendekatkan diri kepada Allah dan meraih keberkahan di bulan yang mulia ini.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar