Penemuan tengkorak manusia di kawasan hutan Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, akhirnya teridentifikasi sebagai jasad seorang pria bernama Antonius Nana (47). Peristiwa ini mengungkap rangkaian kejadian yang bermula dari pertengkaran rumah tangga hingga hilangnya korban selama dua pekan.
Kapolres Malaka, AKBP Riki Ganjar Gumilar, mengungkapkan bahwa pencarian bermula setelah seorang warga berinisial BB mendatangi kediaman Antonius pada Senin (11/5). Saat itu, BB hendak menanyakan keberadaan korban, namun hanya bertemu dengan istri Antonius, Leonarda Belak. Leonarda menyatakan bahwa suaminya telah meninggalkan rumah sejak Selasa (28/4/2026) malam, tepat setelah keduanya terlibat pertengkaran.
Pemicu cekcok tersebut, menurut keterangan yang dihimpun, adalah saat Antonius memotong karung berisi jagung. Tak lama setelah pertengkaran itu, Antonius langsung pergi dan tak pernah kembali. Keluarga yang cemas kemudian melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Laenmanen.
Setelah pencarian berlangsung selama berhari-hari, Antonius akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di kawasan kali mati Kalalaran, Desa Meotroi, pada Selasa (12/5) sekitar pukul 13.30 Wita. Saat ditemukan, jasad korban sudah tinggal tengkorak.
“Setelah mendapat laporan, anggota polisi melakukan pencarian dibantu oleh warga. Ceritanya korban hilang dari rumah pada 28 April 2026 hingga saat ditemukan hanya menyisakan tengkorak saja,” ujar Riki.
Artikel Terkait
Kemenhaj Imbau Jamaah Haji Jaga Stamina Jelang Puncak Ibadah di Armuzna
Masa Depan Anthony Gordon di Newcastle Makin Suram, Bayern Munich Jadi Tujuan Terdepan
Dede Kusnandar Akui Talak Tiga dan KDRT, Rumah Tangga dengan Karen Hertatum Resmi Berakhir
Menteri Koperasi Dorong Petani Tebu Miliki Saham di Pabrik Gula Negara