Kementerian Kesehatan memastikan kasus Virus Hanta yang terdeteksi di DKI Jakarta masih dalam kondisi terkendali, dengan penanganan dan pemantauan ketat terhadap seluruh individu yang memiliki kontak erat dengan pasien. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan bahwa setiap orang yang pernah berinteraksi langsung dengan pasien kini menjalani pemantauan kesehatan selama 14 hari penuh.
"Kita akan pantau sampai benar-benar yakin dan bisa dipastikan bahwa yang bersangkutan sudah aman," ujar Menkes dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (12/5/2026). Langkah ini ditempuh untuk memastikan kondisi mereka tetap stabil dan tidak menunjukkan gejala lanjutan. Hingga saat ini, menurut Budi, belum ditemukan indikasi penyebaran lebih lanjut dari kasus yang ada.
Kasus yang sedang ditangani berasal dari kontak erat seorang warga negara asing yang sebelumnya berada di kapal luar negeri. Pemerintah bergerak cepat setelah menerima informasi dari otoritas kesehatan Inggris pada 7 Mei 2026. Sehari kemudian, tepatnya 8 Mei, pasien berhasil diidentifikasi dan segera dievakuasi ke Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof. Dr. Sulianti Saroso untuk menjalani isolasi.
Hasil pemeriksaan terhadap seluruh kontak erat menunjukkan hasil negatif. Meski demikian, pasien tetap diisolasi guna melewati masa inkubasi. Pemerintah menetapkan masa pemantauan selama dua minggu, terhitung sejak 8 Mei 2026.
Kementerian Kesehatan bersama Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga melakukan investigasi epidemiologi. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui sumber paparan serta memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur yang berlaku. Koordinasi dengan berbagai fasilitas kesehatan terus diperkuat guna memantau perkembangan kasus.
Di sisi lain, Kemenkes menjelaskan bahwa Virus Hanta biasanya ditularkan melalui tikus, terutama dari urine, air liur, atau kotoran hewan pengerat yang terinfeksi. Virus dapat masuk ke tubuh manusia ketika seseorang menghirup partikel yang terkontaminasi. Karena itu, masyarakat diimbau untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari kontak langsung dengan tikus liar.
Meski kasus Virus Hanta menjadi perhatian publik, Kemenkes meminta masyarakat tidak panik. Pemerintah memastikan pemantauan dan pengendalian kasus terus dilakukan agar situasi tetap terkendali.
Artikel Terkait
Siswi MI di Karawang Ditemukan Usai Kabur Empat Hari Bersama Kekasih, Polisi Ungkap Motif Keberatan Masuk Ponpes
OJK Pantau DPK Valas, Sebut Peningkatannya Masih Wajar dan Stabilitas Perbankan Terjaga
Laba Superbank Melonjak 1.528 Persen Hingga April 2026, Didorong Ekspansi Ekosistem Digital
Polisi Belum Temukan Bukti Valid Dugaan Pedofilia Libatkan WNA Jepang di Blok M