Patuna Travel Gelar Malam Taaruf dan Pilih Ketua Kelompok Jelang Keberangkatan Haji 1447 H

- Selasa, 12 Mei 2026 | 23:16 WIB
Patuna Travel Gelar Malam Taaruf dan Pilih Ketua Kelompok Jelang Keberangkatan Haji 1447 H

Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan para calon jemaah haji Patuna Travel dalam sebuah acara malam keakraban yang digelar di Aston Hotel Bogor, Jawa Barat. Kegiatan yang dikenal dengan istilah taaruf ini menjadi momentum strategis untuk membangun solidaritas dan kebersamaan sebelum mereka berangkat menunaikan ibadah ke Tanah Suci pada musim haji 1447 Hijriah.

Malam taaruf tersebut diselenggarakan sebagai penutup dari rangkaian bimbingan manasik haji yang telah diikuti oleh para jemaah. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara ini juga diisi dengan agenda penting, yaitu pemilihan ketua dan wakil ketua kelompok. Langkah ini diambil untuk memastikan koordinasi yang efektif selama perjalanan ibadah berlangsung.

Direktur Utama Patuna Travel, Syam Resfiadi, menjelaskan bahwa dalam pertemuan itu telah terpilih pimpinan kelompok untuk enam unit bus, yakni bus nomor 9, 10, 12, 14, 15, dan 16. Menurutnya, keberadaan ketua kelompok sangat krusial untuk menjaga ritme perjalanan serta membantu memenuhi kebutuhan sesama anggota bus.

"Ketua dan wakil kelompok dipilih agar jemaah bisa lebih terkendali. Mereka bertugas meningkatkan kekompakan, seperti saat menurunkan barang atau menolong sesama anggota. Selain itu, mereka berfungsi mengingatkan jam keberangkatan agar selalu standby dan tidak ada keterlambatan akibat saling menunggu," ujar Syam Resfiadi.

Filosofi kebersamaan ini mendapat sambutan positif dari para jemaah. Endang Saputra, salah satu calon haji, menyampaikan rasa syukurnya karena seluruh proses persiapan, mulai dari tata cara ibadah hingga praktik manasik, telah diselesaikan dengan lancar di bawah bimbingan para ustaz.

Sementara itu, Rizky Habibi Soekarno yang dipercaya sebagai salah satu ketua kelompok menekankan bahwa ibadah haji memiliki dimensi sosial yang kuat. Baginya, momen taaruf ini menyadarkan jemaah bahwa haji bukan sekadar ibadah untuk diri sendiri.

"Kami sadar bahwa haji itu bukan saja ibadah yang egois. Khoirunnas anfauhum linnas sebaik-baik manusia adalah yang memberi manfaat bagi sesama. Amanah sebagai ketua ini menjadi kesempatan bagi saya untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi dan memberi manfaat kepada rekan-rekan jemaah lainnya," ungkap Rizky.

Melalui malam keakraban ini, para jemaah tidak hanya saling mengenal sesama rekan satu bus, tetapi juga berinteraksi langsung dengan tim pendamping. Mulai dari dokter, muthowifah, hingga pemandu dari Patuna Travel, semuanya hadir untuk mempererat komunikasi. Interaksi ini diharapkan dapat mengikis rasa canggung sehingga tercipta suasana yang cair selama berada di Tanah Suci.

Dengan terbangunnya kekompakan sejak dini, para jemaah diharapkan mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah haji dengan lebih nyaman, lancar, dan khusyuk. Pada akhirnya, mereka dapat fokus meraih predikat haji mabrur tanpa terganggu oleh persoalan koordinasi di lapangan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar