Patroli dini hari yang digelar Satuan Brimob Polda Metro Jaya berhasil menggagalkan aksi tawuran yang diduga akan dilakukan oleh enam orang pemuda di kawasan Rawalumbu, Kota Bekasi. Dari tangan para terduga pelaku, petugas mengamankan sebilah senjata tajam jenis pedang yang rencananya akan digunakan dalam aksi kekerasan jalanan tersebut.
Keenam pemuda itu diamankan oleh Tim Patroli Kompi 2 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya pada Minggu (10/5/2026) dini hari di Jalan Prof M Yamin, Rawalumbu. Saat dihadang petugas, mereka tidak dapat memberikan alasan yang jelas terkait kepemilikan senjata tajam yang ditemukan di lokasi kejadian.
“Keenam pemuda tersebut langsung diperiksa di lokasi sebelum diamankan bersama barang bukti berupa satu buah senjata tajam dan dua unit telepon genggam,” ujar Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto, dalam keterangan resminya pada hari yang sama.
Setelah melalui pemeriksaan awal di lapangan, seluruh terduga pelaku beserta barang bukti langsung diserahkan ke Polsek Rawalumbu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif yang terus digencarkan aparat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurut Henik, patroli pada jam-jam rawan terus ditingkatkan sebagai strategi utama menekan angka kriminalitas jalanan. “Patroli dini hari terus ditingkatkan sebagai langkah preventif untuk menekan aksi kriminalitas jalanan, termasuk tawuran remaja yang sering terjadi pada akhir pekan,” jelasnya.
Komitmen untuk melakukan pengawasan secara intensif di titik-titik rawan gangguan keamanan pun ditegaskan kembali. “Patroli kewilayahan akan terus kami lakukan secara intensif, khususnya pada jam dan titik rawan gangguan keamanan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dan beristirahat dengan aman tanpa adanya aksi tawuran maupun kriminalitas di jalanan,” ujar Henik.
Di sisi lain, Brimob Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan. Setiap warga yang menemukan aktivitas mencurigakan diminta segera melapor melalui call center 110 atau mendatangi kantor polisi terdekat.
Artikel Terkait
Wakil Ketua MPR Ibas Naik Motor Warga Tinjau Listrik Masuk Desa Terpencil di Trenggalek
Harga Emas Diprediksi Tembus Rp2,9 Juta per Gram Pekan Depan, Dipicu Ketegangan Geopolitik Global
Wamendagri Dorong HIPMI Jadi Mitra Strategis Kepala Daerah Kembangkan Ekonomi Kreatif
Persijap Jepara Menjadi Penentu Nasib Persis Solo di Zona Degradasi Liga 1