Pria 31 Tahun Didakwa Percobaan Pembunuhan Donald Trump Usai Tembaki Jamuan Makan Malam

- Selasa, 28 April 2026 | 06:50 WIB
Pria 31 Tahun Didakwa Percobaan Pembunuhan Donald Trump Usai Tembaki Jamuan Makan Malam

WASHINGTON Cole Tomas Allen, pria yang disebut-sebut melepaskan tembakan saat jamuan makan malam yang dihadiri Donald Trump, akhirnya berhadapan dengan meja hijau. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 25 April 2026. Kini, ia resmi didakwa dengan tuduhan percobaan pembunuhan terhadap presiden Amerika Serikat.

Senin, 27 April 2026, Allen dihadirkan ke pengadilan untuk mendengarkan dakwaan. Suasana sidang terasa singkat, bahkan nyaris seperti formalitas belaka. Total, hanya butuh waktu 13 menit.

Jika nanti terbukti bersalah, konsekuensinya berat. Allen terancam hukuman penjara seumur hidup. Bukan cuma itu ia juga menghadapi dakwaan tambahan: kejahatan penembakan dan membawa senjata api secara ilegal.

Di ruang sidang, penampilannya cukup mencolok. Allen duduk tanpa borgol, mengenakan pakaian tahanan warna biru. Suaranya terdengar jelas saat memperkenalkan diri Cole Tomas Allen, usia 31 tahun. Sepanjang persidangan, ia beberapa kali terlihat berbincang dengan dua pengacara yang mendampinginya.

Menariknya, Kepala Kejaksaan Distrik Columbia, Jeanine Pirro, juga hadir langsung di ruang sidang. Kehadirannya menambah bobot seriusnya perkara ini.

Sebelumnya, Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt sudah angkat bicara. Ia menyebut insiden penembakan itu sebagai upaya pembunuhan terhadap Trump dan para pejabat AS lainnya. Bukan sekadar aksi kriminal biasa, katanya.

Sidang dakwaan memang sudah selesai. Tapi kasus ini masih panjang, dan publik tentu akan terus mengikuti. Apalagi, ini menyangkut keselamatan seorang presiden atau mantan presiden yang sedang jadi sorotan.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar