IDXChannel – Kabar dari Kulon Progo: Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memasang target penyelesaian pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II pada Juni 2026. Lokasinya ada di Kelurahan Bulurejo, Kapanewon Lendah. Lahan yang disiapkan cukup luas, 7,1 hektare. Rencananya, sekolah ini bisa menampung sampai 1.080 siswa. Anggarannya? Rp214 miliar, semuanya dari APBN. Menteri PU Dody Hanggodo sempat bilang, proyek ini bukan sekadar bangunan fisik. Menurut dia, ini investasi jangka panjang buat sumber daya manusia. “Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (27/4/2026). Dody juga menekankan soal kecepatan dan kualitas. “Kementerian PU ingin memastikan fasilitas pendidikan ini dibangun secara cepat dan berkualitas, tanpa mengabaikan mutu konstruksi,” tambahnya. Nah, soal teknis pelaksanaan, proyek ini dipegang oleh Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Strategis DIY. Kontraktornya PT Abadi Karya Pradanaraya (KSO), dengan pengawas dari PT Ciriajasa Engineering Consultant. Kepala Satuan Kerja, Raden Haryo Satriyawan, ngasih gambaran soal tenaga kerja. Awalnya sekitar 650 orang, sekarang sudah naik jadi 840. Dan katanya, masih akan ditambah lagi sampai mendekati 925 pekerja. “Langkah percepatan kami lakukan melalui penambahan tenaga kerja dan pengaturan pekerjaan di beberapa zona konstruksi agar proses pembangunan dapat berjalan lebih paralel,” jelas Haryo. Di sisi lain, desain sekolah ini cukup ambisius. Bukan cuma ruang kelas biasa. Ada laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, plus asrama buat siswa dan guru. Fasilitas pendukungnya juga lengkap: klinik, kantin sehat, lapangan olahraga, ruang ekstrakurikuler, dan ruang terbuka hijau. Pokoknya, kawasan pendidikan terpadu. Jadi, tinggal nunggu waktu aja. Kalau semua berjalan sesuai rencana, pertengahan 2026 nanti sekolah ini sudah bisa beroperasi. (NIA DEVIYANA)
Artikel Terkait
Kemensos Percepat Digitalisasi Bansos, Bentuk Tim Lintas Sektor demi Tepat Sasaran
Unhas Kukuhkan Kembali Prof. Jamaluddin Jompa sebagai Rektor Periode 2026-2030
Superbank Gelar RUPST Perdana Pasca-IPO, Catat Laba Sebelum Pajak Rp143,3 Miliar di 2025
Kementerian Ekraf Dorong Musisi Tak Hanya Berkarya, Tapi Juga Ciptakan Dampak Ekonomi