Washington – Malam itu, di tengah gemerlap jamuan makan malam White House Correspondents, suasara mendadak berubah tegang. Presiden AS Donald Trump dilaporkan menjadi sasaran percobaan penembakan. Bukan Trump yang tertembak, melainkan seorang petugas keamanan.
Dalam konferensi pers yang digelar tak lama setelah insiden, Trump angkat bicara. “Seorang petugas tertembak, tapi dia selamat. Syukurlah dia pakai rompi antipeluru yang sangat bagus,” ujarnya.
Trump juga menambahkan, “Peluru ditembakkan dari jarak dekat, pakai senjata yang sangat kuat. Rompinya bekerja sempurna. Saya baru saja bicara langsung dengannya, kondisinya baik-baik saja.”
Kejadian ini bermula saat Trump dan Ibu Negara Melania Trump harus dievakuasi dari acara tahunan di Washington Hilton. Gangguan keamanan mendadak memaksa mereka keluar dari lokasi. Wakil Presiden JD Vance dan sejumlah pejabat senior lainnya ikut dievakuasi.
Nah, berikut beberapa fakta yang berhasil dihimpun soal peristiwa ini.
1. Pelaku Ngaku Incar Pejabat Pemerintah
Pria yang diduga sebagai pelaku penembakan itu bernama Cole Allen. Setelah ditangkap, ia mengaku targetnya adalah pejabat pemerintah AS. Begitu menurut sumber penegak hukum yang dikutip CBS News, Minggu.
Namun begitu, sumber yang sama bilang Allen tidak secara spesifik menyebut nama Trump. Ia hanya merujuk secara umum pada “pejabat pemerintahan.” Motif pastinya masih didalami. Pihak berwenang belum memberi konfirmasi resmi.
Yang jelas, insiden ini terjadi di hotel Washington Hilton. Dan memicu evakuasi besar-besaran.
2. Bersenjata Shotgun, Pistol, dan Pisau
Menurut Kepala Kepolisian Washington, Jeff Carroll, tersangka membawa senapan gentel (shotgun), pistol, dan beberapa pisau. “Saat dia berlari menuju pos pemeriksaan, Dinas Rahasia langsung mencegatnya,” kata Carroll dalam konferensi pers.
Carroll juga menambahkan bahwa tersangka diduga bertindak sendirian. Informasi awal menyebutkan ia adalah tamu hotel. Polisi Washington untuk sementara menganggapnya sebagai satu-satunya tersangka.
Sampai sekarang, penyelidikan masih berjalan. Belum ada pernyataan resmi soal motif di balik aksi nekat ini.
Artikel Terkait
Ledakan Bom Bunuh Diri di Rumah Dinas, Menteri Pertahanan Mali Tewas
Pemerintah Siapkan Aturan Rantai Pasok Bahan Baku Lokal untuk Program Makan Bergizi Gratis
Pertempuran Antar Etnis di Chad Timur Tewaskan 42 Orang, Picu Respons Cepat Pemerintah
IHSG Diprediksi Masih Tertekan di Zona Merah, Terbayangi Efek Rebalancing MSCI