Jakarta LRT Jabodebek mulai menunjukkan perannya nggak cuma sebagai angkutan sehari-hari. Kali ini, mereka ikut nimbrung di Festival IWE 2026. Tujuannya? Ya, untuk mendukung mobilitas masyarakat, plus mendorong aktivitas komunitas yang makin semarak di perkotaan modern.
Festival ini, menurut catatan, dihadiri sekitar 12.000 orang. Bukan angka yang kecil. Radhitya Mardika, Manager of Public Relation LRT Jabodebek, bilang kalau acara sebesar ini jadi momen pas buat ngebut transportasi publik.
“Festival yang dihadiri lebih kurang 12.000 peserta ini menjadi momentum penguatan peran transportasi publik dalam mendukung mobilitas masyarakat pada kegiatan berskala besar,” katanya di Jakarta, Senin.
Nah, LRT Jabodebek ini ternyata jadi sponsor di festival yang digelar Induk Warga Asal Kabupaten Kebumen atau IWAKK Walet Emas di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Di sisi lain, kehadiran mereka bukan cuma sekadar pasang spanduk. Ada misi lain: sosialisasi.
“Perusahaan mendukung aktivitas sosial dan budaya masyarakat, sekaligus memberikan sosialisasi terkait manfaat transportasi publik sebagai bagian dari gaya hidup urban yang efisien dan berkelanjutan,” ujar Radhitya.
Di lokasi, mereka bikin booth informasi. Pengunjung bisa tanya-tanya soal rute, tarif, jadwal, sampai gimana caranya integrasi antarmoda. Menurut sejumlah saksi di lapangan, booth itu rame juga. Orang-orang penasaran, terutama yang jarang naik LRT.
Radhitya nambain, dukungan ke kegiatan komunitas kayak gini adalah bagian dari strategi perusahaan. Bukan cuma buat akrab sama warga, tapi juga buat dorong orang beralih ke transportasi publik. Dia tegas: partisipasi sebagai sponsor ini upaya buat nguatin posisi LRT Jabodebek bukan cuma moda transportasi, tapi juga bagian dari aktivitas sosial.
“Diharapkan agar pengguna transportasi publik semakin relevan dan menjadi pilihan utama dalam berbagai kegiatan,” tuturnya.
Selain itu, mereka juga kasih edukasi soal akses menuju TMII. Ternyata, konektivitasnya lumayan oke. Ada sambungan ke KRL, KA Bandara, kereta cepat, Transjakarta, MRT Jakarta, dan feeder lainnya. Jadi, naik LRT ke TMII nggak ribet.
“Dukungan terhadap Festival IWE 2026 ini sekaligus menegaskan peran LRT Jabodebek dalam mendukung mobilitas masyarakat secara lebih luas, termasuk pada kegiatan komunitas berskala besar,” ucapnya.
Ke depan, Radhitya bilang, mereka bakal terus cari kolaborasi dengan berbagai pihak. Targetnya? Dorong pemanfaatan transportasi publik yang terintegrasi, efisien, dan berkelanjutan di Indonesia. Ya, semoga aja makin banyak yang ikut naik.
Artikel Terkait
Wamendagri Bima Arya Tegaskan Efisiensi Bukan Sekadar Potong Anggaran di Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30
Veda Ega dan Kiandra Ramadhipa Ukir Sejarah di Jerez, Bukti Regenerasi Pembalap Indonesia Makin Nyata
Gempa Magnitudo 2,5 Guncang Kabupaten Semarang, BMKG Rilis Data Berbeda dengan Lokasi Pangandaran
Jumlah Korban Tewas dalam Operasi Militer AS di Pasifik Capai 185 Orang