WASHINGTON Suara tembakan tiba-tiba mengguncang kawasan Gedung Putih, Sabtu malam. Presiden AS, Donald Trump, langsung dievakuasi. Saat itu, ia tengah menghadiri sebuah acara.
Belakangan diketahui, Trump sedang mengikuti jamuan makan malam tahunan Asosiasi Koresponden Gedung Putih. Acara yang biasanya meriah itu mendadak berhenti. Para tamu tampak tegang.
Di akun Truth Social-nya, Trump mengonfirmasi evakuasi itu. Ia bilang personel Dinas Rahasia yang membawanya pergi dari kompleks kepresidenan. “Penegak hukum meminta kami untuk meninggalkan tempat tersebut, sesuai dengan protokol, yang kami lakukan segera,” tulisnya.
Menurut pernyataan yang sama, acara makan malam itu dihentikan untuk sementara. Rencananya, akan digelar lagi bulan depan. Tidak banyak detail yang bocor soal jadwal lanjutan itu.
Namun begitu, Trump tidak tinggal diam. Ia langsung menggelar konferensi pers untuk menjelaskan situasi. Dalam keterangannya, ia menegaskan semua pejabat tinggi dalam keadaan aman.
“Ibu Negara, serta Wakil Presiden, dan semua anggota kabinet, dalam kondisi sempurna,” ujarnya.
Belum ada pernyataan resmi dari Dinas Rahasia atau aparat keamanan lain soal motif atau asal tembakan. Suasana di Washington masih terasa mencekam. Banyak wartawan dan staf Gedung Putih yang berlarian saat evakuasi berlangsung seperti biasa dalam situasi genting semacam ini.
Yang jelas, protokol keselamatan berjalan. Trump selamat. Tapi pertanyaan besarnya: siapa yang menembak, dan kenapa? Itu masih gelap.
Artikel Terkait
Wamensos: Sekolah Rakyat Jadi Jembatan Emas Putus Rantai Kemiskinan
Mahfud MD Bela Saiful Mujani dari Tuduhan Makar: Unsur Menggulingkan Pemerintah Tak Ada
Atalia Praratya: Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Jamin Keberlanjutan Pendidikan Anak Jalanan
Pemerintah Tambah Kuota Magang Nasional 2026-2027 Usai 100.000 Peserta Terserap