Pemerintah Peringatkan KBIHU: Jangan Memungut Biaya Tambahan ke Jamaah Haji

- Minggu, 26 April 2026 | 02:35 WIB
Pemerintah Peringatkan KBIHU: Jangan Memungut Biaya Tambahan ke Jamaah Haji

Jakarta – Pemerintah akhirnya angkat bicara soal ulah sejumlah oknum di Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU). Pesannya keras: jangan coba-coba meminta uang tambahan ke jamaah. Ini soal kenyamanan ibadah, katanya. Dan mereka bilang, siap tindak tegas siapa pun yang bandel.

“Kami perlu menegaskan kepada KBIHU agar tidak memungut tambahan biaya apapun kepada jamaah haji. Kami akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran,” ujar Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (25/4/2026).

Nah, soal perkembangan keberangkatan, menurut catatan Kementerian Haji dan Umrah per 24 April 2026, sudah ada 56 kloter yang berangkat ke Arab Saudi. Totalnya 22.051 jamaah. Dari jumlah itu, sebanyak 17.747 jamaah dari 45 kloter sudah sampai di Madinah. Lumayan banyak juga.

Di sisi lain, Maria juga mengingatkan soal cuaca. Suhu di Madinah hari ini, katanya, bisa tembus 36 derajat Celcius. Kelembapan cuma 25 persen. Kering dan panas, pokoknya.

“Jadi mohon tetap jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, gunakan pelindung kepala, dan kenakan pakaian yang nyaman. Manfaatkan waktu untuk istirahat yang cukup untuk bisa menjaga energi. Manfaatkan pula fasilitas hotel yang sudah disiapkan dan utamakan ibadah yang wajib,” pesannya.

Menurut Maria, jamaah juga jangan sungkan-sungkan minta tolong ke petugas. Kalau ada apa-apa, langsung lapor saja.

“Kami siap membantu kapan pun diperlukan. Mari jaga kebersamaan, saling bantu, dan semoga ibadah haji kita berjalan dengan lancar serta penuh keberkahan. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar kita dan memberikan haji yang mabrur bagi seluruh jamaah,” tutupnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar