Upacara pembukaan di Base Ops Lanud Halim Perdanakusuma, Rabu (23/4/2026) lalu, menandai dimulainya babak baru bagi 1.773 aparatur sipil negara. Mereka resmi mengawali latihan dasar militer, langkah pertama untuk menjadi Komponen Cadangan atau Komcad.
Menurut Letjen TNI Gabriel Lema, Kepala Badan Cadangan Nasional Kemhan, seluruh peserta ini berasal dari 55 kementerian dan lembaga berbeda di tingkat pusat. Jadi, bisa dibilang, perwakilan dari seluruh pemerintahan ada di sini.
“Puji syukur hari ini di tingkat pusat, seluruh Kementerian/Lembaga terepresentasi lewat 55 Kementerian/Lembaga yang tadi sudah kita resmikan untuk pembukaan latihan sejumlah 1.773,” ujar Gabriel.
Ia melanjutkan, “Ini gelombang pertama sebagaimana awal tahun Bapak Menteri Pertahanan sudah menegaskan bahwa tahun 2026 4.000 ASN akan kita bentuk dalam Komcad.”
Sebelum sampai di titik ini, mereka tentu sudah melewati serangkaian tes ketat. Pemeriksaan administrasi, tes jasmani, hingga uji psikologi dan mental ideologi harus dilalui. Hanya yang lolos yang berdiri di lapangan itu.
Lalu, bagaimana jalan selanjutnya? Pelatihan ini bakal berlangsung cukup intens, yaitu selama satu setengah bulan atau 45 hari penuh. Targetnya, pada 5 Juni nanti, mereka sudah bisa ditetapkan secara resmi sebagai anggota Komcad.
“Dibuka hari ini, nanti diharapkan ditutup dan ditetapkan sebagai Komponen Cadangan pada tanggal 5 Juni,” ungkap Gabriel.
Di sisi lain, manfaatnya diharapkan tak cuma untuk pertahanan negara. Gabriel menekankan, pelatihan ini dirancang untuk membentuk karakter disiplin dan mental tangguh. Nilai-nilai itu diharap bisa terbawa pulang, memberikan dampak positif bagi lingkungan kerja masing-masing peserta.
“Kita berharap ada nilai tambah dalam rangka untuk memantapkan bagaimana kebersamaan bisa menjawab dan melaksanakan program di lingkup kerja masing-masing,” tambahnya.
Jadi, ini bukan sekadar latihan militer biasa. Ini tentang membangun sikap kebersamaan dan karakter yang lebih baik, yang nantinya bisa diterapkan di mana saja, baik di lapangan maupun di belakang meja kantor.
Artikel Terkait
Menlu Sugiono Buka Suara soal Sering Absen Rapat dengan DPR: Jadwal Bentrok
Iran Kecam Blokade AS di Teluk Persia, Sebut Setara Serangan Militer dan Siapkan Respons Balasan
Polda Metro Jaya Buka Dialog dengan Serikat Buruh Jelang May Day, Siap Jadi Mediator Hubungan Industrial
Bupati Bone Resmikan Toko Bahan Kue Indo Bake Supply, Dorong UMKM dan Ekonomi Kreatif