Okezone Gelar School Takeover di SMAN 55 Jakarta, Siapkan Siswa Menuju Dunia Karier

- Rabu, 22 April 2026 | 06:30 WIB
Okezone Gelar School Takeover di SMAN 55 Jakarta, Siapkan Siswa Menuju Dunia Karier

Antusiasme riuh menggema di SMAN 55 Jakarta, Selasa lalu. Okezone, lewat program Genzone School Take Over, hadir langsung ke tengah-tengah siswa. Bukan sekadar kunjungan biasa, acara ini penuh dengan aktivitas yang mengedukasi sekaligus menghibur.

Angela Tanoesoedibjo, CEO iNews Media Group, hadir menyaksikan langsung gelora para pelajar. Menurutnya, program ini adalah wujud nyata kepedulian pada generasi muda, khususnya untuk mempersiapkan mereka menyongsong masa depan.

“Jadi hari ini Okezone, kita melakukan School Takeover ke SMA 55. Luar biasa sekali antusiasmenya,” ujar Angela.

“Yang kita lakukan di sini nggak cuma belajar, ada sharing session juga. Tujuannya jelas, biar teman-teman SMA ini bisa mulai memikirkan dan meniti karier mereka ke depannya,” tambahnya.

Rangkaian kegiatannya sendiri beragam banget. Siswa bisa ikut talkshow bareng influencer pendidikan, lalu ada pentas seni, sampai lomba futsal yang seru. Angela menekankan, keseimbangan antara urusan akademik dan kegiatan di luar kelas itu penting. Hal itu bisa membuka wawasan sekaligus memperluas pergaulan mereka.

“Kita lihat harus ada keseimbangan. Belajar itu wajib, tapi kegiatan ekstrakurikuler juga perlu untuk membuka wawasan dan kesempatan berjejaring,” katanya.

Dia juga mengapresiasi sikap siswa SMAN 55 yang dinilainya aktif dan santun sepanjang acara. Pesannya untuk mereka sederhana namun penting: fokuslah menyelesaikan pendidikan.

“Pesan saya terus belajar, selesaikan sekolah dengan baik, masa depan menanti kalian,” pesan Angela.

Di sisi lain, pihak sekolah pun menyambut kolaborasi ini dengan tangan terbuka. Kepala SMAN 55 Jakarta, Azhari, menyebut kehadiran Okezone memberi pengalaman baru dan suntikan motivasi untuk para siswanya.

“Terima kasih atas kedatangan dari Okezone dan MNC Group. Ini sangat membantu kami, apalagi kegiatan hari ini juga dalam rangka memperingati Hari Kartini,” ucap Azhari.

Bagi dia, acara semacam ini punya peran strategis. Ia menilai ini sebagai metode pembelajaran alternatif yang efektif, jauh dari kesan kaku dan monoton.

“Ini sangat penting karena selain pembelajaran yang berbeda, tentunya sangat membantu kegiatan dari anak-anak itu sendiri,” pungkasnya.

Suasana di sekolah itu hari itu jelas berbeda. Lebih hidup, penuh tawa, dan tentu saja, semangat belajar dalam bentuk yang lebih cair dan menyenangkan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar