Inter Milan Berjuang Balikkan Agregat Lawan Bodo/Glimt di San Siro

- Selasa, 24 Februari 2026 | 11:00 WIB
Inter Milan Berjuang Balikkan Agregat Lawan Bodo/Glimt di San Siro
Inter Milan Hadapi Misi Besar di San Siro

Dini hari nanti, San Siro bakal jadi saksi. Inter Milan punya pekerjaan rumah yang berat: membalikkan keadaan. Setelah tumbang 1-3 di markas Bodo/Glimt, Nerazzurri harus menang dengan selisih minimal dua gol untuk memaksa perpanjangan waktu, atau tiga gol untuk langsung melaju. Misi sulit? Tentu. Tapi bukan mustahil, apalagi di depan pendukung sendiri.

Sejarah, setidaknya, sedikit membisikkan hal yang menggembirakan. Coba lihat kejadian tahun 1978-79 di Piala Winners' Cup. Kala itu, Inter menghajar Bodo/Glimt dengan agregat telak 7-1, termasuk kemenangan 5-0 di kandang sendiri. Rekor mereka di laga dua leg Liga Champions juga cukup mentereng. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka menang 10 kali dan cuma kalah dua dari 16 pertandingan babak gugur. Angka-angka itu tentu memberi secercah keyakinan.

Namun begitu, atmosfer di kamp Inter tak ada yang berlebihan. Kekalahan di Norwegia jadi pengingat yang keras.

"Kami menyadari tantangan di setiap pertandingan dan bahwa tidak ada yang gratis. Pertandingan di Bodo membuktikannya," tegas pelatih Cristian Chivu, menekankan sikap waspada.

"Kita harus siap untuk hari Selasa (Rabu), karena kualifikasi masih terbuka lebar. Saya memiliki 24 pemain hebat yang selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk perjalanan kami," tambahnya.

Manuel Akanji, bek yang mencetak gol akhir pekan lalu, mengamini. Ia tahu performa di leg pertama jauh dari kata memuaskan.

“Kami harus bermain jauh lebih baik daripada yang kami lakukan di Norwegia jika kami ingin membalikkan keadaan. Kami kebobolan tiga gol dan kesulitan dengan tempo permainan, tetapi taruhannya tinggi,” ujar Akanji.

Baginya, tak ada alasan untuk tampil beda. Ini tim yang sama, dengan kualitas yang sama. “Ya, kami kalah dari Bodo/Glimt terakhir kali di Liga Champions, tetapi kami masih tim yang sama yang mampu melakukan hal-hal hebat,” tegasnya lagi.

Di sisi lain, Bodo/Glimt justru sedang di atas angin. Mereka baru saja mencatat sejarah sebagai klub Norwegia pertama yang meraih tiga kemenangan beruntun di kompetisi elit Eropa. Sekarang, mimpi mereka lebih besar: menjadi tim Eliteserien pertama yang lolos dari babak gugur sejak 1987.

Tapi pelatih mereka, Kjetil Knutsen, tak mau timnya terbuai. Ia sadar betul laga di San Siro akan berbeda 180 derajat.

“Ini adalah pertandingan baru. Saya pikir kita tidak bisa hanya bertahan rendah dan berharap serangan balik, kita perlu menyerang,” katanya.

Meski begitu, ia realistis. Ruang untuk bermain leluasa seperti di leg pertama mungkin tak akan didapat. “Kita perlu bertahan dengan baik dan mudah-mudahan menciptakan beberapa serangan balik. Tapi ini akan menjadi pertandingan yang sulit, itu sudah pasti,” tandas Knutsen.

Inter harus berjibaku dengan masalah di lini depan. Sang kapten, Lautaro Martinez, dipastikan absen lama akibat cedera betis. Chivu kini harus memilih duet terbaik dari antara Francesco Pio Esposito, Marcus Thuram, dan Ange-Yoan Bonny.

Kabar baiknya, Denzel Dumfries sudah kembali. Nicolo Barella dan Hakan Calhanoglu juga sudah bebas main setelah menjalani hukuman skorsing di Serie A. Kekuatan lini tengah Nerazzurri setidaknya kembali utuh.

Skuad Bodo/Glimt diprediksi tak banyak berubah. Ulrik Saltnes yang baru pulih bisa jadi opsi dari bangku cadangan. Tugas menyerang masih akan dibebankan pada duet Kasper Hogh dan Jens Petter Hauge, dengan Patrick Berg sebagai pengatur napas. Sementara benteng pertahanan akan diandalkan pada Odin Bjortuft dan Fredrik Sjovold.

Perkiraan Susunan Pemain:

Inter Milan (3-5-2): Sommer; Bisseck, Akanji, Bastoni; Henrique, Barella, Calhanoglu, Mkhitaryan, Dimarco; Thuram, Esposito.

Bodo/Glimt (4-3-3): Haikin; Sjovold, Bjortuft, Gundersen, Bjorkan; Evjen, Berg, Fet; Blomberg, Hogh, Hauge.

Bagaimana Caranya Lolos?

Inter Milan akan langsung lolos jika menang dengan selisih minimal 3 gol. Jika menang 2-0, pertandingan akan dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu, dan berpotensi adu penalti.

Bodo/Glimt aman dengan hasil apa pun selain kekalahan dengan selisih tiga gol. Menang atau imbang, mereka langsung melaju. Kalah 1-0 atau 2-1, mereka tetap lolos karena keunggulan agregat.

Malam ini, semua akan ditentukan di Giuseppe Meazza.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar