TASPEN Percepat Transformasi Digital dan Kuatkan Ketahanan Bisnis di Usia ke-63

- Selasa, 21 April 2026 | 18:50 WIB
TASPEN Percepat Transformasi Digital dan Kuatkan Ketahanan Bisnis di Usia ke-63

Di usia ke-63 tahun ini, PT TASPEN (Persero) punya tekad yang jelas. Mereka tak cuma sekadar merayakan, tapi juga mendorong transformasi perusahaan lebih kencang lagi. Caranya? Dengan langkah-langkah konkret. Mulai dari memperkuat layanan, mendigitalisasi proses, mencari sumber pendapatan baru, hingga membangun ketahanan bisnis yang lebih solid.

Menurut sejumlah pihak di internal, langkah ini bukan cuma untuk internal. Ini adalah aksi nyata untuk mendukung program Asta Citra Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam hal ketahanan ekonomi nasional. Tujuannya, agar BUMN seperti TASPEN bisa lebih lincah dan efisien. Pada akhirnya, manfaatnya akan dirasakan masyarakat, terutama para peserta yang dilayani.

Komisaris Utama TASPEN, Fary Djemy Francis, menegaskan hal itu. Dalam keterangan tertulisnya Selasa lalu, ia menyoroti pentingnya adaptasi di era digital.

"Menghadapi percepatan transformasi digital, TASPEN memprioritaskan langkah strategis melalui pengembangan inovasi teknologi yang adaptif dan efisien. Upaya ini merupakan perwujudan komitmen perusahaan dalam memberikan layanan prima yang memberikan nilai tambah jangka panjang bagi para peserta," ujarnya.

Lalu, apa saja yang sudah dan akan dilakukan? Di momentum HUT ini, sejumlah terobosan strategis digeber. Salah satunya, penguatan pengambilan keputusan yang mengandalkan data. Mereka mengembangkan Taspen Dashboard, sebuah instrumen untuk memantau kinerja secara real time. Jadi, semuanya bisa terpantau lebih cepat dan akurat.

Teknologi kecerdasan buatan atau AI juga dimanfaatkan. Utamanya untuk mengelola layanan dan menangani keluhan peserta. Harapannya, respons bisa lebih cepat dan kualitasnya meningkat. Di sisi lain, mereka juga aktif mengembangkan sumber pendapatan baru. Ini penting untuk memperkuat fondasi bisnis perusahaan ke depannya.

Secara garis besar, ada empat fokus utama transformasi TASPEN. Pertama, percepatan digitalisasi berbasis data dan teknologi. Kedua, penguatan ketahanan keuangan perusahaan agar tak mudah goyah oleh dinamika ekonomi. Ketiga, pengembangan layanan perlindungan finansial yang lebih komprehensif untuk peserta. Dan keempat, penguatan tata kelola, integritas, serta kepercayaan publik.

Dengan strategi ini, posisi TASPEN diharapkan makin kuat dalam menghadapi perubahan industri. Yang tak kalah penting, keberlanjutan manfaat bagi peserta bisa lebih terjamin.

"Melalui strategi yang terukur, TASPEN tidak hanya meningkatkan kinerja perusahaan, tetapi juga berperan dalam memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana jangka panjang yang aman dan bertanggung jawab," tambah Fary.

Lebih dari itu, kolaborasi jadi kunci. TASPEN berkomitmen memperkuat sinergi dengan Pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan. Tujuannya untuk mendorong inovasi layanan dan membangun ekosistem perlindungan finansial yang berkelanjutan. Ini terutama untuk mengelola dana peserta aktif ASN, pensiunan, dan pejabat negara.

Pada akhirnya, semua upaya ini adalah bagian dari komitmen jangka panjang. Untuk menciptakan nilai tambah dan mendukung pembangunan nasional secara berkelanjutan. Visinya jelas: menjadikan TASPEN sebagai pusat keunggulan dalam mengelola jaminan sosial para pesertanya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar