Gus Miftah pun mengatakan menghormati sosok keturnan Rasulullah dan mengajurkan jamaahnya untuk menghormati.
"Saya bilang selaku Dzurriahnya Nabi saya, wajib hormat," kata Gus Miftah dalam salah satu tayangan YouTube yang dilihat Selasa (14/5).
Meski menghormati, Gus Miftah mengatakan tak masalah jika berbeda pandangan dengan Habib Rizieq, termasuk pandangan soal bernegara.
"Walaupun dia secara pandangan bernegara ideologi, berbeda dengan kita. Kita boleh kok berbeda pendapat dengan Habib Rizieq dengan Habib Bahar, dengan siapapun," jelasnya.
"Tapi saya minta satu, kamu boleh tidak taat, tapi jangan pernah menghilangkan rasa hormat," lanjut Gus Miftah.
Sebutan Habib disematkan untuk keturunan Nabi Muhammad Saw. dari jalur Sayyidina Husein bin Ali alias cucu Rasulullah Saw.
Habib pada dasarnya hanya panggilan saja, sebutan resminya adalah Sayyid untuk laki-laki dan perempuan disebut Sayyidah.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Tegaskan Reformasi Polri dan TNI adalah Tuntutan Rakyat
Taman Wisata Linggarjati Ramai Pengunjung pada Libur Lebaran Kedua
TMII Ramai Dikunjungi 10 Ribu Wisatawan di Hari Kedua Libur Lebaran
Mitos Ikan Dewa dan Ritual Kematiannya Jadi Daya Tarik Wisata di Linggarjati