Bulog Pastikan Stok dan Harga Minyakita Stabil di Seluruh Indonesia

- Sabtu, 18 April 2026 | 14:50 WIB
Bulog Pastikan Stok dan Harga Minyakita Stabil di Seluruh Indonesia

Harga Minyakita di pasaran saat ini terpantau stabil. Pasokannya pun aman, tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Pernyataan ini datang langsung dari Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, yang menegaskan komitmen lembaganya menjaga ketersediaan minyak goreng kemasan sederhana itu.

Menurut Rizal, langkah-langkah strategis sudah diambil Bulog untuk merespons lonjakan permintaan. Mereka mengoptimalkan stok yang ada, mempercepat ritme distribusi, dan tak lupa memperkuat koordinasi. Baik dengan produsen, distributor, hingga pemerintah daerah di tingkat paling bawah.

"Bulog memastikan bahwa Minyakita tersedia dengan harga yang wajar dan pasokan yang cukup,"

ujar Rizal dalam keterangan resminya, Sabtu (18/4/2026).

Dia menambahkan, seluruh rantai pasokan dijaga agar tetap efisien. Tujuannya jelas: memastikan bantuan pemerintah ini benar-benar tepat sasaran dan bisa memenuhi kebutuhan masyarakat banyak. Monitoring langsung ke lapangan juga rutin dilakukan. Hasilnya? Distribusi berjalan lancar, stok tersedia di rak-rak, dan harganya tetap patuh pada aturan.

"Kami terus memperkuat distribusi agar dapat menjangkau seluruh masyarakat secara merata,"

tuturnya lagi.

Rizal juga menyelipkan imbauan. Dia meminta masyarakat tidak terbawa arus informasi yang belum tentu kebenarannya. Kabar yang tidak akurat, menurutnya, cuma bikin resah saja. Masyarakat diharap tenang dan tidak melakukan panic buying atau pembelian berlebihan.

Di sisi lain, sinergi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan disebutnya kunci utama. Kerja sama erat inilah yang memungkinkan Bulog menjaga keseimbangan antara pasokan yang ada dan kebutuhan riil di lapangan. Partisipasi masyarakat untuk berbelanja secara bijak, sesuai kebutuhan, juga dinilai sebagai kontribusi penting bagi stabilitas pasar secara keseluruhan.

Jadi, pesannya sederhana: stok aman, harga terjaga. Tak perlu khawatir berlebihan.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar