Dia menambahkan, dukungan sponsor seperti ini berdampak signifikan untuk pembinaan.
“Kami sangat apresiasi dukungan Polytron. Dampaknya nyata, tidak cuma untuk penyelenggaraan turnamen, tapi juga untuk pembinaan atlet Indonesia secara berkelanjutan. Supaya ke depannya, kita tetap punya skuad yang kompetitif di semua sektor,” tegasnya.
PBSI sendiri lagi fokus bangun pemain muda. Ajang seperti ini jadi kesempatan berharga untuk menimba pengalaman bertanding di level tertinggi.
“Diharapkan atlet bisa manfaatkan momen ini untuk tunjukkan perkembangan terbaik. Dukungan suporter di Istora nanti akan jadi energi tambahan. Bisa membangun kepercayaan diri mereka untuk turnamen internasional selanjutnya,” jelas Ricky.
Sebagai tuan rumah, targetnya tentu hasil maksimal. Persiapan digodok matang agar atlet kita bisa bersaing di semua sektor. Sejumlah nama sudah disiapkan jadi andalan. Mulai dari Jonatan Christie, Alwi Farhan, ganda putra Fajar Alfian, sampai ke pasangan muda seperti Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta.
Ketua Panitia Pelaksana, Achmad Budiharto, menjanjikan pengalaman baru buat penonton.
“Kami siapkan dengan konsep inovasi teknologi, tidak cuma dari sisi pertandingan. Tapi juga pengalaman lengkap di luar lapangan. Akan ada area interaktif dan teknologi terbaru yang terintegrasi,” ujar Achmad.
Soal tiket, panitia berusaha membuatnya lebih terjangkau.
“Penjualan tiket akan dibuat lebih affordable. Biar semakin banyak pecinta bulutangkis yang bisa datang langsung ke Istora dan merasakan atmosfer turnamen kelas dunia. Ini bagian dari upaya mendekatkan olahraga ini ke masyarakat,” katanya.
Intinya, bersama PBSI, mereka ingin turnamen ini jadi pesta rakyat. Di mana penonton tak cuma nonton pertandingan kelas dunia, tapi juga menikmati beragam aktivitas dan hiburan yang udah disiapkan di venue. Menanti Juni 2026 dengan semangat baru.
Artikel Terkait
Tiga Pelaku Balap Liar di Malaka Diamankan Patroli Gabungan Polisi
Presiden Prabowo Disambut Upacara Militer dan Gelar Pertemuan Bilateral dengan Macron di Paris
Pakar Hukum: Pernyataan Saiful Mujani Tak Penuhi Unsur Makar
Mantan Kepala BAIS TNI: Pernyataan Menjatuhkan Prabowo Bangkitkan Sensor Intelijen