JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali membuat kejutan. Kali ini, penyidik menyita uang tunai yang jumlahnya fantastis: satu juta dolar Amerika Serikat. Uang segitu banyaknya itu dikaitkan dengan kasus korupsi kuota haji yang menjerat mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas. Menurut penelusuran, uang tersebut diduga disiapkan untuk mengondisikan Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR. Gara-gara kasus ini, suasana di Senayan kembali panas.
Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, membeberkan fakta yang cukup mengejutkan. Uang sebesar itu ternyata belum sampai ke tangan anggota pansus. “Terkait dengan ada uang 1 juta dolar AS yang dikembalikan, fakta yang kita temukan bahwa betul ada saksi atas nama ZA yang merupakan perantara untuk penyerahan uang ke anggota pansus,” jelas Taufik kepada awak media pada Senin (13/4/2026).
Dia melanjutkan, ZA sudah diperiksa secara intensif. Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa uang tersebut masih dipegang oleh ZA dan belum disalurkan.
“Artinya masih ada wacana-wacana karena ini masih pembicaraan terus, dan tadi betul bahwa si tersangka yaitu Yaqut tidak hadir di pansus. Sehingga ini memang fakta yang kita temukan masih dipegang oleh saudara ZA,” ujarnya lagi. Singkatnya, rencana itu masih berupa wacana yang belum terealisasi.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Targetkan Ikan Sapu-sapu yang Rusak Ekosistem Perairan
Pakistan Kerahkan Pasukan dan Jet Tempur ke Arab Saudi untuk Perkuat Keamanan
BPM FH UI Cabut Status Keanggotaan Aktif Mahasiswa Terduga Pelecehan Seksual
KPK Periksa Lagi Staf Legal Lippo Cikarang Terkait Kasus Ijon Bupati Bekasi