jelas Gus Ipul. Angkanya hampir melonjak dua kali lipat, sebuah langkah yang cukup besar.
"Jadi itu kalau belajar dari tahun lalu. Nah apakah tahun ini seperti itu, kita tunggu kebijakan dari Bapak Presiden,"
tambahnya. Intinya, semua masih mungkin, tapi belum pasti.
Untuk tahun ini sendiri, Gus Ipul dengan tegas menyatakan belum ada keputusan final sama sekali. Apa yang terjadi sejauh ini baru sebatas obrolan awal dan simulasi yang digagas oleh Menko terkait. Masih jauh dari kata final.
"Kalau yang saya lihat ketika rapat dengan Menko sudah ada semacam pembahasan, ya belum keputusan. Baru simulasi-simulasi untuk memberikan semacam stimulus ekonomi, ya,"
ungkapnya.
Stimulus ekonomi yang sedang digodok itu sendiri, menurutnya, punya banyak bentuk. Opsi kebijakannya beragam. Bisa berupa penambahan nominal bansos, atau justru memperbanyak jumlah keluarga yang mendapat bantuan.
"Stimulus ekonomi itu macam-macam kebijakannya, salah satunya biasanya itu adalah penebalan atau juga penambahan penerima manfaat bansos. Sampai sekarang belum ada kebijakan, yang ada adalah baru skema atau semacam pembahasan-pembahasan tahap awal,"
papar Gus Ipul merinci. Jadi, semuanya masih mengambang. Masyarakatakat memang harus bersabar menunggu keputusan dari Istana.
Artikel Terkait
Putin Sambut Prabowo di Kremlin, Tekankan Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia
Timnas U-17 Indonesia Bantai Timor Leste 4-0 di Pembuka Piala AFF
Mendagri Tito Soroti Pengawasan Dana Otsus dan Keistimewaan, Sorot DIY Sebagai Model
Ekonom UI Proyeksikan Pertumbuhan Kuartal I 2026 Capai 5,54%, Tapi Peringatkan Pelemahan Daya Beli