Intinya, Bessent dan Powell ingin memastikan para bankir itu benar-benar sadar. Risiko dari Mythos dan model AI sejenisnya bukan lagi skenario fiksi ilmiah. Mereka mendesak para CEO untuk segera mengambil langkah-langkah perlindungan ekstra bagi sistem mereka. Pertemuan itu sendiri dihadiri oleh pimpinan dari raksasa-raksasa keuangan: Citigroup, Morgan Stanley, Bank of America, Wells Fargo, dan Goldman Sachs.
Di sisi lain, akses ke Mythos sendiri masih sangat ketat. Hanya sekitar 40 perusahaan teknologi, termasuk Microsoft dan Google, yang saat ini bisa menggunakannya. Tapi dalam dunia siber, seperti kata pepatah lama, jika satu pintu terkunci, ancaman akan mencari jendela, ventilasi, atau celah baru untuk masuk. Itulah yang ditakuti oleh para regulator di Washington.
Nuansa rapat dilaporkan tegang dan serius. Bukan sekadar briefing biasa. Ini peringatan dini, sebuah pengakuan bahwa lanskap ancaman telah berubah secara fundamental. Industri keuangan, yang jadi tulang punggung ekonomi, kini harus berhadapan dengan musuh yang bisa belajar dan berkembang dengan kecepatan yang belum pernah terlihat sebelumnya.
Artikel Terkait
Mentan: Stok Beras Nasional Capai 5 Juta Ton, Tertinggi Sejak Indonesia Merdeka
BGN Jelaskan Alasan Anggarkan Rp113 Miliar untuk Jasa Event Organizer
Inflasi AS Melonjak ke Level Tertinggi Setahun Akibat Konflik Iran dan Harga BBM
Wamenkominfo: Infrastruktur Telekomunikasi Kunci Utama AI untuk Dongkrak Pertanian