Pertemuan darurat digelar di Washington pada Selasa lalu. Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Ketua The Fed Jerome Powell memanggil para pimpinan puncak industri perbankan. Agenda utamanya? Membahas ancaman serius dari dunia maya yang kini punya wajah baru: kecerdasan buatan.
Menurut sejumlah saksi yang mengetahui jalannya rapat, fokus peringatan mereka tertuju pada satu nama: Mythos. Ini adalah model AI mutakhir yang baru saja diluncurkan oleh Anthropic, sang pembuat chatbot Claude. Peluncurannya awal minggu ini, tapi bukan untuk konsumsi publik. Rupanya, perusahaan itu sendiri cukup khawatir.
Kekhawatirannya bukan tanpa alasan. Anthropic mengakui bahwa Mythos punya kemampuan yang mengganggu. Model ini didesain untuk bisa mengidentifikasi dan yang lebih mengkhawatirkan, mengeksploitasi celah keamanan di hampir semua sistem operasi dan peramban web. Bayangkan, kelemahan yang bahkan belum diketahui oleh manusia atau sistem pertahanan siber konvensional, bisa ditemukan olehnya.
“Kami sedang dalam diskusi intensif dengan pemerintah mengenai kemampuan siber ofensif dan defensif model ini,” ujar Anthropic pekan lalu. Pernyataan itu kini terasa lebih nyata setelah pertemuan darurat itu digelar.
Artikel Terkait
Mentan: Stok Beras Nasional Capai 5 Juta Ton, Tertinggi Sejak Indonesia Merdeka
BGN Jelaskan Alasan Anggarkan Rp113 Miliar untuk Jasa Event Organizer
Inflasi AS Melonjak ke Level Tertinggi Setahun Akibat Konflik Iran dan Harga BBM
Wamenkominfo: Infrastruktur Telekomunikasi Kunci Utama AI untuk Dongkrak Pertanian