Menurut mereka, langkah ini sejalan dengan arahan pimpinan TNI AL dan Panglima TNI. Di sisi lain, kerja sama ini juga dilihat sebagai wujud nyata politik luar negeri bebas aktif Indonesia yang diusung pemerintah.
Penandatanganan dokumen dilakukan oleh Asops Kasal Laksda Yayan Sofiyan dan Rear Admiral Katie Sheldon dari 7th Fleet Command AS. Akademi US Coast Guard sendiri punya fokus khusus: keamanan maritim, penegakan hukum di laut, plus operasi penyelamatan. Bidang-bidang yang jelas relevan dengan kebutuhan Indonesia sebagai negara kepulauan.
Jadi, selain memperdalam kemampuan tempur, kerja sama ini juga membuka akses ke keahlian teknis dan kemanusiaan di laut. Sebuah langkah strategis yang diharapkan bisa memperkaya kualitas SDM TNI AL ke depannya.
Artikel Terkait
KPK Tangkap Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dalam OTT Kasus Pemerasan
Polisi Lampung Gerebek Tiga Gudang Solar Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp160 Miliar
KPK Tetapkan Bupati Tulungagung Tersangka Pemerasan Rp2,7 Miliar ke OPD
Harga BBM Pertamina April 2026 Tak Berubah, Ikuti Kebijakan Pemerintah