Iran Tuduh AS Langgar Poin-Poin Gencatan Senjata
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, tak sungkan menyuarakan kecaman. Lewat sebuah unggahan di platform X, ia menegaskan Amerika Serikat telah melanggar beberapa butir kesepakatan gencatan senjata yang baru saja disepakati.
"Ini membuat gencatan senjata dan negosiasi sulit dilakukan," tulis Ghalibaf.
Gencatan senjata berdurasi dua pekan antara Teheran dan Washington itu sendiri berdasar pada proposal sepuluh poin dari Iran. Namun, menurut sang ketua parlemen, AS sudah mengingkari sejumlah janji.
Pelanggaran pertama yang disebutkan adalah berlanjutnya serangan Israel ke Lebanon. Wilayah itu adalah markas milisi Hizbullah, sekutu Iran. Nah, di sinilah muncul perbedaan penafsiran yang tajam. Iran bersikukuh bahwa kesepakatan gencatan senjata itu juga mencakup Lebanon. Klaim ini didukung oleh Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif, yang bertindak sebagai penengah.
Artikel Terkait
Polri Bekali Personel dengan Buku Saku 0 Persen untuk Sosialisasi Program Pemerintah
Selat Hormuz Tetap Sepi Meski Gencatan Senjata Telah Disepakati
Perundingan Rahasia AS-Iran Dimulai di Islamabad Besok
Pertamina NRE Gandeng Perusahaan Singapura Kembangkan Biometanol dari Biogas di Sei Mangkei