Hasil survei Global Resilience Index 2024 cukup mengejutkan. Jakarta, yang selama ini biasa-biasa saja dalam peringkat keamanan kawasan, tiba-tiba melesat ke posisi kedua kota teraman di ASEAN. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pun mengaku tak menyangka.
"Saya sebenarnya juga surprised," ujarnya saat ditemui di Balai Kota, Selasa lalu.
Dia menyebut rasa syukur yang utama. Soalnya, capaian ini menurutnya bukan cuma angka di atas kertas. Pramono melihatnya sebagai buah dari kerja keras yang selama ini mungkin tak terlalu terlihat.
"Berbagai kegiatan keberagaman yang dilakukan di ruang publik, alhamdulillah menunjukkan kuatnya kebersamaan Jakarta. Ini menurut saya jadi etalase atau simbol tentang Jakarta sendiri," katanya.
Memang, selama ini Jakarta kerap nangkring di posisi tengah daftar, sekitar peringkat enam atau tujuh. Tapi tahun ini, untuk pertama kalinya, ibu kota berhasil menggeser kota-kota besar lain. Bangkok, Manila, bahkan Kuala Lumpur, kini berada di belakang Jakarta. Hanya Singapura yang masih di atas.
"Jakarta yang selama ini selalu di bawah Bangkok, di bawah Manila, di bawah Kuala Lumpur, sekarang Jakarta hanya setelah Singapura. Dan itu harus kita rawat, kita jaga bersama-sama," tegas Pramono.
Menurutnya, semua ini tak lepas dari serangkaian acara kolaboratif sepanjang tahun. Dari Christmas Carol, perayaan Imlek, Nyepi, hingga Ramadan dan Idulfitri semua berjalan kondusif. Suasana itu yang membangun persepsi aman, baik bagi warga maupun penilaian internasional.
Artikel Terkait
Arab Saudi Resmi Tutup Visa Haji Furoda untuk Tahun 2026
Pemerintah Izinkan Maskapai Naikkan Fuel Surcharge hingga 38% Imbas Harga Avtur Melonjak
Pemerintah Tegaskan WFH untuk Swasta Hanya Imbauan, Bukan Kewajiban
Heineken Gelar Kampanye Fans Have More Friends, Tawarkan 7 Tiket ke Final Liga Champions