Makassar digegerkan oleh video viral. Rekaman yang memperlihatkan sejumlah motor Thunder bolak-balik mengisi Bensin di sebuah SPBU depan Universitas Hasanuddin (Unhas) itu ramai dibicarakan warganet. Dalam video itu, tak cuma satu unit. Setidaknya tiga motor terlihat bergantian mengantre di pom bensin yang sama.
Aksi bolak-balik ini langsung memantik kecurigaan. Banyak yang menduga ada oknum yang sengaja menampung BBM dalam jumlah besar. Isu kenaikan harga bahan bakar yang ramai belakangan ini diduga menjadi pemicunya.
Akun media sosial @teropongmakassar yang mengunggah ulang video itu menulis, "SPBU depan Unhas setiap jam datang motor Thunder, diduga ada oknum yang menampung BBM dalam jumlah banyak."
Polisi Turun Tangan, Tegur Pengendara
Di sisi lain, beredar juga video lain yang menunjukkan respons aparat. Dalam rekaman itu, petugas kepolisian terlihat sedang patroli dan menegur segerombolan pengendara Thunder yang lagi antre BBM di SPBU lain.
Petugas dengan tegas meminta mereka untuk tidak mendahului dan mengingatkan larangan praktik penimbunan.
"Kau enak jual di luar mahal, gak ada itu, Thunder kau tahan itu Thunder, kau tahan itu...kasihan yang lain ini,"
Ucap sang petugas, sambil mempersilakan pengendara lain untuk mengisi lebih dulu.
Pesan Pemerintah: Stok Aman, Jangan Panik
Menanggapi keributan ini, pemerintah sudah angkat bicara. Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Dinas ESDM, menegaskan ketersediaan BBM di wilayahnya aman terkendali. Mereka bilang, situasi di sini tidak seperti di beberapa negara lain yang terdampak gejolak geopolitik global.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan Subsidi Rp1,3 Triliun Per Bulan untuk Tekan Kenaikan Harga Tiket Pesawat
Iran Tolak Buka Selat Hormuz, Siapkan Tatanan Baru di Teluk Persia
Kecelakaan Bus di Sanggak Diduga Akibat Rem Blong, Satu Tewas
Timnas Futsal Indonesia Hajar Brunei 7-0 di Pembuka ASEAN Championship