Pemerintah Klaim Stok Pangan Kuat Hadapi Ancaman El Nino Super

- Sabtu, 04 April 2026 | 07:40 WIB
Pemerintah Klaim Stok Pangan Kuat Hadapi Ancaman El Nino Super

Ada lagi yang sedang dipersiapkan. Bapanas bersama Kementan berencana menggulirkan program SPHP jagung pakan bulan ini. Targetnya cukup besar, 242 ribu ton. Angka ini melonjak hampir lima kali lipat dibanding realisasi tahun sebelumnya sebuah angin segar untuk sektor peternakan.

Namun, ancaman El Nino tak bisa dipandang sebelah mata. Peneliti Ahli Utama Klimatologi BRIN, Erma Yulihastin, memberi penekanan khusus. Menurutnya, prediksi ini diperbarui tiap pekan oleh berbagai badan meteorologi global.

“Ini kan weekly update, terus-menerus di update setiap pekan oleh badan-badan meteorologi di berbagai negara maju,” kata Erma.

“Ini bahasa ilmiahnya adalah Super El Nino, yaitu El Nino yang memiliki kekuatan super, dimulai dari bulan Mei. Artinya ini sudah, saya kira sudah 2 kali lipat, efek dari panas ditambah kering.”

Oleh karena itu, ia mendorong semua pihak untuk segera bertindak. “Hal-hal seperti ini harus kita antisipasi dan mitigasi, saya kira itu yang harus diantisipasi dari Lampung, kemudian Jawa, Nusa Tenggara, Barat, Timur, Bali, Lombok, dan seterusnya,” pungkas Profesor Erma.

Menanggapi proyeksi itu, Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut langkah mitigasi telah dipercepat. Selain menjaga produksi, ia memastikan stok CPP saat ini cukup mumpuni sebagai buffer.

“Bahwasanya ada El Nino, Ini perlu kita melakukan langkah-langkah strategis dan percepatan,” kata Amran.

“Sekarang ini capaian kita, stok Cadangan Beras Pemerintah kita ini 4,4 juta ton, insya Allah bulan ini bisa mencapai 5 juta ton. Jadi persiapan kita jauh lebih baik dibanding sebelumnya.”

Pencapaian 4,4 juta ton beras itu patut dicatat. Angka itu menunjukkan akselerasi yang signifikan naik 300% dibanding posisi Maret 2024 yang hanya 1,1 juta ton. Bahkan jika dibandingkan Maret 2025 lalu yang sebesar 2,3 juta ton, kenaikannya masih mencapai 91,3%.

Persiapan tampaknya memang sedang dikebut. Tinggal menunggu waktu, apakah semua upaya ini cukup tangguh menghadapi kemarau yang mungkin akan sangat keras.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar