Namun begitu, jalan mereka tidak sepenuhnya mulus. Persaingan di pasar AI kini semakin sengit. Anthropic, lewat Claude Code-nya, disebut-sebut sudah mendominasi sektor alat pengkodean. Merespons hal ini, OpenAI dikabarkan mempersempit fokus ke produk untuk pengkodean dan pelanggan korporat.
Beberapa penyesuaian produk pun dilakukan. Aplikasi video Sora yang berdiri sendiri ditutup, dan rencananya kemampuan video akan diintegrasikan langsung ke dalam ChatGPT. Sementara itu, Codex, agen pengkodean andalan mereka, menunjukkan pertumbuhan pesat. Pengguna mingguannya melonjak lima kali lipat dalam tiga bulan, kini melayani lebih dari 2 juta pengguna.
Di tengah semua ini, mereka juga punya senjata baru: GPT-5.4. Model teranyar ini digadang-gadang sebagai yang paling mumpuni sejauh ini. API-nya diklaim mampu memproses lebih dari 15 miliar token per menit angka yang sulit dibayangkan.
Ke depan, mereka sedang membangun sebuah aplikasi AI terpadu. Ambisinya, menyatukan semua kemampuan seperti ChatGPT, Codex, hingga penelusuran dalam satu antarmuka tunggal. Kalau jadi, ini akan menjadi platform yang sangat powerful.
Dan yang bikin banyak orang menunggu, kabarnya IPO atau penawaran saham perdana perusahaan ini diproyeksikan bakal terjadi sebelum tahun ini berakhir. Menurut laporan Wall Street Journal, akhir tahun adalah targetnya. Jika itu terjadi, ini akan menjadi salah satu momen terpenting di pasar teknologi dalam dekade terakhir.
Artikel Terkait
BSI Salurkan Zakat Perusahaan dan Karyawan Rp289 Miliar, Pertahankan Posisi Penyumbang Terbesar
Kemenpar Alihkan Fokus Pasar ke Asia Timur dan ASEAN Imbas Konflik Timur Tengah
Granat Aktif Ditemukan di Tong Sampah Kantor BPN Makassar
Pemerintah Pastikan Tarif Listrik Tak Naik Hingga Pertengahan 2026