“Saya sedikit melebar, lalu membuka gas terlalu agresif saat motor masih miring, sehingga kehilangan kendali,” tuturnya. Jelas, ia kecewa. Peluang untuk bertarung di papan atas, bahkan merebut podium, sirna sudah.
Namun begitu, rider asal Gunungkidul ini tak mau larut. Kekecewaan itu cuma sebentar. Pikirannya sudah melayang ke seri berikutnya di Jerez, Spanyol, akhir April nanti.
“Tentu saya kecewa karena kami punya peluang bagus hari ini, tetapi ini juga bagian dari proses belajar dan menambah pengalaman,” ujar Veda. “Saya akan menjadikannya pelajaran penting dan kembali lebih kuat di Jerez.”
Buat Honda Team Asia, akhir pekan di Austin memang berat. Bukan cuma Veda yang gagal finis. Rekan setimnya, Zen Mitani, juga mengalami nasib serupa. Dua-duanya pulang dengan tangan hampa.
Tapi balap memang begitu. Kadang kamu di atas, seringkali juga harus menelan pil pahit. Yang penting, bagaimana bangkit lagi. Itulah yang sekarang dipegang Veda Ega Pratama.
Artikel Terkait
Maarten Paes Raih Kiper Terbaik PSSI Awards 2026, Tekankan Pentingnya Kerja Kolektif
Dua Personel UNIFIL Tewas dalam Ledakan di Lebanon Selatan
KPK Tetapkan Dua Pengusaha Haji sebagai Tersangka Baru Kasus Korupsi Kuota
AS Kerahkan Pasukan Khusus ke Timur Tengah di Tengah Ketegangan dengan Iran