Lalu, bagaimana dengan peluang Indonesia? Diakui atau tidak, beberapa faktor mulai menunjukkan titik terang. Regenerasi pemain terlihat lebih baik, ditandai dengan banyaknya talenta muda yang bersinar. Kompetisi domestik pun perlahan menunjukkan perkembangan, meski masih ada banyak yang harus dibenahi. Belum lagi pengalaman internasional para pemain yang kian bertambah.
Namun begitu, tantangannya tetap luar biasa besar. Persaingan di zona Asia semakin ketat dan sengit. Banyak negara yang juga melakukan lompatan signifikan.
Janji Herdman ini, mau tidak mau, memicu perdebatan. Sebagian orang menilainya terlalu berani, bahkan mungkin utopis. Tapi bagi yang lain, ini justru suntikan motivasi yang dibutuhkan untuk mendongkrak ambisi seluruh elemen sepak bola nasional.
Pada akhirnya, target empat tahun itu akan menjadi tolok ukur yang serius. Ia adalah harapan baru, sekaligus tantangan berat yang harus dijawab dengan kerja nyata, bukan sekadar wacana. Apakah ini awal dari sejarah baru, atau hanya optimisme sesaat? Waktu yang akan menjawabnya.
Artikel Terkait
TAUD Pertanyakan Pelimpahan Kasus Penyekapan Andrie Yunus ke Puspom TNI
ASN Tangerang Selatan Laporkan Atasan ke Polisi Diduga Aniaya Terkait Utang
Pemerintah Pastikan Sekolah Tetap Tatap Muka Penuh Meski Ada Kebijakan Penghematan Energi
Herdman Soroti Minim Kreativitas, Nantikan Miliano dan Marselino