Di sisi lain, ruas Balikpapan-Samarinda juga ramai luar biasa. Volume kendaraannya mencapai 284.716, atau naik lebih dari 50% dari kondisi biasa. Padahal, angka normalnya cuma 188.975 kendaraan.
Lalu ada ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi. Di sini, peningkatannya 25,56% dengan total 342.406 kendaraan. Yang menarik, banyak juga kendaraan yang berasal dari bandara.
Sementara itu, ruas Manado-Bitung mengalami kenaikan yang lebih moderat. Volume lalu lintasnya sebesar 124.694 kendaraan, atau naik 4,32 persen saja dibanding hari biasa.
Data arus balik dari Yogyakarta juga terekam. Melalui GT Prambanan, tercatat 130.026 kendaraan meninggalkan Yogya. Jumlah ini meningkat 4,79 persen jika dibandingkan dengan volume normal.
Secara keseluruhan, gelombang perjalanan selama Lebaran 2026 ini memang luar biasa. Trennya jelas: masyarakat kembali mobilitasnya dengan sangat tinggi, terutama di beberapa koridor utama penghubung kota besar dan bandara.
Artikel Terkait
Warga Sukarendah Antre Dini Hari untuk Bantuan Beras dan Minyak Goreng
KemenHAM Pantau Ketat Pemulihan Mata Aktivis Andrie Yunus Usai Disiram Zat Kimia
Arus Balik Lebaran 2026: 2,77 Juta Kendaraan Sudah Kembali ke Jabotabek
Arus Balik Lebaran 2026: 2,77 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jabotabek Hingga H+7