Perjalanan menuju pelabuhan ternyata tidak mudah. Sri mengaku perlu waktu hampir dua jam hanya untuk menempuh jarak 1,2 kilometer dari SPBU Farly Ketapang. Kendaraannya diarahkan memutar lewat jalan lingkar.
"Katanya sih biar nggak tambah macet di jalan arteri depan pelabuhan. Ya sudah, kami ikuti saja," jelasnya.
Kondisi padat dan cuaca yang terik rupanya cukup menguras tenaga. Menurut laporan, petugas kesehatan sempat bergerak cepat menolong seorang pemudik asal Genteng, Banyuwangi, yang nyaris pingsan di dalam mobilnya. Dibantu anggota TNI, pemudik itu segera dibawa ke posko kesehatan terdekat untuk mendapat pertolongan.
Di sisi lain, kemacetan parah juga dialami oleh puluhan truk logistik. Sejak dini hari, mereka sudah mengantre untuk menyeberang ke Gilimanuk, Bali. Tertahan sampai 12 jam! Namun, sekitar pukul sepuluh pagi, situasi mulai berangsur membaik. Antrean truk yang panjang itu perlahan terurai, dan mereka akhirnya bisa bergerak menuju kapal penyeberangan.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Mulai Kunjungan Negara ke Jepang, Temui Kaisar dan PM
Anggaran Diskon Tiket Pelni Terserap 92,5%, Penumpang Capai 431.705 Orang
Jens Raven Gantikan Mauro Zijlstra yang Cedera Jelang Final FIFA Series
BCA Ikut Earth Hour, Layanan Perbankan Tetap Berjalan Normal