Sebelum pertandingan uji coba melawan Nigeria dimulai, suasana di lapangan terasa berbeda. Para pemain Tim Nasional Iran muncul dengan ban lengan hitam, sebuah simbol duka yang langsung terlihat. Tapi itu belum semuanya. Mereka kemudian berjajar rapi, dan masing-masing memegang sebuah tas sekolah berwarna ungu. Aksi diam itu, sederhana namun penuh makna, langsung menyita perhatian.
Di media sosial, gambar dan video momen itu pun viral. Banyak yang bertanya-tanya, apa maksud di balik aksi tersebut?
Lebih Dari Sekadar Sepak Bola
Rupanya, itu adalah bentuk solidaritas dan penghormatan mendalam. Sasaran mereka adalah anak-anak, korban dari serangan rudal yang mengguncang wilayah Minab, di selatan Iran. Menurut laporan, tragedi itu merenggut nyawa sekitar 165 anak. Di tengah gegap gempita persiapan laga, para pemain justru mengingatkan kita semua: sepak bola bukan cuma soal menang atau kalah. Ada nilai kemanusiaan yang jauh lebih penting.
"Kami ingin suara mereka terdengar," kira-kira begitu pesan yang coba disampaikan.
Artikel Terkait
Jenazah Juwono Sudarsono Akan Dimakamkan di TMP Kalibata, Upacara Dipimpin Menhan
Pasar Rakyat Monas Atas Instruksi Presiden, 100.000 Kupon Dibagikan
Pemudik Motor Pilih Perjalanan Santai Demi Kesehatan Anak di Jalur Bekasi
Gempa M 6,5 Guncang Maluku Barat Daya, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami