Bahkan, Araghchi terlihat semakin keras. "Berbicara tentang negosiasi saat ini merupakan sebuah pengakuan atas kekalahan," tegasnya. Sebuah pernyataan yang menggambarkan betapa tegangnya situasi antara kedua negara ini.
Menurut laporan Aljazeera, Araghchi juga menyoroti kegagalan AS. Dia menyatakan Washington telah gagal mencapai sasaran utama perangnya terhadap Iran. Misalnya, mengamankan kemenangan militer yang cepat atau mewujudkan perubahan rezim di Teheran. Semua itu, menurutnya, belum terwujud.
Di sisi lain, dia tak lupa mengirim pesan kepada negara-negara tetangga. Araghchi mendesak mereka untuk menjauh dari pengaruh AS. Respons Iran selama ini, tambahnya, sudah membuktikan satu hal pada dunia: 'tidak ada negara yang dapat mengancam keamanannya'. Sebuah pesan yang jelas ditujukan untuk kawasan, sekaligus untuk Washington.
Artikel Terkait
Justin Hubner Tiba, Pelupessy dan Tjoe A-On Masih dalam Perjalanan Jelang Laga Timnas
Kemnaker Perintahkan Pengawasan Ketat untuk Tuntaskan Aduan THR
Justin Hubner: FIFA Series 2026 Ajang Pembuktian Kekuatan Timnas Indonesia
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Akhir Pekan, Bakauheni Masih Lancar