Prakirawan BMKG, Puji, memberikan penjelasan langsung.
“Masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, dan Papua Pegunungan perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” tegasnya.
Peringatannya jelas. Kondisi ini bukan main-main. Pertumbuhan awan hujan diprediksi bakal signifikan, terutama di daerah-daerah yang dekat dengan pusat siklon dan sepanjang zona pertemuan angin tadi.
Jadi, apa yang harus dilakukan? BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan banjir, longsor, atau angin kencang, untuk terus memantau perkembangan cuaca dari sumber resmi. Kewaspadaan harus tetap tinggi karena hujan dengan intensitas berat masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari mendatang. Jangan sampai lengah.
Artikel Terkait
Menteri Luar Negeri Iran Ucapkan Idulfitri dan Apresiasi Dukungan Indonesia, Malaysia, Brunei
Bupati Bone Imbau Warga Alihkan Tabungan ke Emas Antisipasi Inflasi
Rekayasa Lalu Lintas Satu Arah Diberlakukan di Tol Jagorawi Menuju Puncak
Iran Ancam Balas Serangan AS dengan Targetkan Fasilitas Energi dan IT Amerika-Israel