Hujan deras tak henti-hentinya mengguyur Jakarta sepanjang hari Sabtu, tepat di momen Idulfitri. Akibatnya, sejumlah wilayah tak luput dari genangan. Di Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, situasinya cukup parah. Permukiman warga terendam, bahkan tempat ibadah seperti Masjid Jami' Al-Ma’mur pun tak bisa menghindar dari air yang menggenang.
Menurut sejumlah saksi, semua ini berawal dari hujan lebat yang turun sejak sore. Tapi, ada dugaan lain. Tri, seorang warga berusia 48 tahun, punya pendapat sendiri. Dia merasa air yang merendam rumah-rumah itu bukan cuma dari langit Jakarta.
“Mulai sore hujan deras, ini kayaknya kiriman dari Bogor. Biasanya dari arah Jatinegara juga lewat Kali Cipinang,” ujarnya, ditemui di lokasi yang masih digenangi air.
Bagi Tri, banjir setinggi ini tergolong anomali. Wilayahnya, katanya, biasanya aman-aman saja. “Kalau hujan biasanya nggak pernah banjir sampai begini,” katanya sambil menghela napas.
Rasanya pahit. Di hari yang seharusnya penuh sukacita, dia justru harus berurusan dengan air yang membanjiri rumahnya. Perasaan sedih itu tak bisa dibendung.
“Ya nangis aja lah gue, lagi lebaran begini rumah kebanjiran. Sedih banget,” ucap Tri.
Artikel Terkait
Djarot Saiful Hidayat Pangling Lihat Perubahan Ruang Kerja di Balai Kota Jakarta
Iran Klaim Tembak Jatuh Jet Tempur F-16 Israel di Wilayah Tengahnya
Gempa 4,7 SR Guncang Banggaikep, Belum Ada Laporan Kerusakan
Beckham Putra Latihan Malam Hari, Siapkan Fisik untuk FIFA Series 2026