“Takut ditanya kapan menikah sih, makanya lebih memilih lebaran di sini,” ujar Lian, yang berusia 26 tahun, sambil tertawa ringan.
Ini adalah pertama kalinya mereka tidak mudik dan merayakan Idulfitri terpisah dari keluarga. Awalnya, tentu ada rasa sedih. Namun, gemuruh bedug dan banyaknya acara di Jakarta berhasil mengusir rasa itu. Mereka bahkan tidak janjian sebelumnya; kebetulan saja sama-sama memutuskan untuk tidak pulang kampung tahun ini.
Dengan jas hujan yang sudah disiapkan, ketiganya berencana menelusuri seluruh acara yang digelar Pemprov DKI. Gerimis? Bukan halangan berarti. Malam itu, bagi mereka, adalah tentang merayakan kebersamaan dengan cara yang berbeda, di kota yang tak pernah berhenti bergerak.
Artikel Terkait
Sopir Bus Relakan Mudik Demi Antar Penumpang Pulang Kampung
Rest Area KM 207A Cirebon Sepi Usai Arus Mudik Surut
Transaksi Jakarta Tembus Rp21 Triliun Selama Ramadan, Tertinggi di Jawa
Pemudik Tersesat Ikuti Google Maps, Terperosok ke Jurang di Tasikmalaya