Kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, ke Gedung Putih berlangsung hangat. Sampai tiba-tiba, Presiden Donald Trump menyebut sebuah nama yang punya beban sejarah amat berat: Pearl Harbor.
Momen itu langsung mengubah suasana. Ekspresi PM Takaichi berubah, meski pertemuan itu sendiri sejatinya ramah. Trump sedang menjelaskan soal serangan AS dan Israel ke Iran akhir Februari lalu, khususnya tentang alasan di balik kerahasiaan operasi itu.
"Kami tidak kasih tahu siapa-siapa sebelumnya. Soalnya kan mau bikin kejutan," ujar Trump kepada para wartawan yang memadati Ruang Oval.
Lalu, sambil menatap tamunya dari Jepang, ia menambahkan kalimat yang bikin ruangan senyap. "Siapa lagi yang lebih paham soal kejutan selain Jepang, ya kan?"
Artikel Terkait
Pemudik Tersesat Ikuti Google Maps, Terperosok ke Jurang di Tasikmalaya
Takbiran di Jakarta: Gemerlap Perayaan dan Kisah Perempuan Perantau yang Pilih Tak Mudik
Penjualan Tiket Mudik KAI 2026 Tembus 82%, Okupansi Kereta Jarak Jauh Lampaui 100%
Gubernur DKI dan Wagub Akan Salat Idulfitri di Balai Kota, KH Maruf Amin Jadi Khatib