BANDUNG Sepak bola itu penuh kejutan, tapi sebenarnya petunjuknya sering sudah bertebaran. Kalau kita perhatikan baik-baik, arah angin di Persib Bandung mulai terasa. Ada aroma perubahan, sebuah fondasi baru yang sedang disusun pelan-pelan. Dan kali ini, pandangannya mengarah ke Asia.
Semuanya berpusat pada satu orang: Bojan Hodak. Pelatih asal Kroasia itu memang jarang buka suara soal strategi jangka panjang. Tapi, coba lihat saja nama-nama yang beredar di bursa transfer. Dari situ, rencananya mulai ketebak.
Ambil contoh Asnawi Mangkualam.
Bek kanan Timnas Indonesia yang sekarang main di Port FC Thailand itu bukan rumor baru. Namanya nyaris selalu muncul tiap tahun. Bedanya, kali ini sang pemain sendiri yang buka suara. Jawabannya jelas: ia mau balik.
“Saya terbuka untuk itu,” begitu kira-kira ucapannya di berbagai podcast dan wawancara daring. Sinyalnya positif banget. Cuma, ada satu halangan besar yang selalu ada: kontrak.
Port FC paham betul nilai Asnawi. Makanya mereka mengikatnya sampai 2029. Itu keputusan yang masuk akal dari sisi mereka, tapi jadi tembok besar buat Persib. Satu-satunya jalan cuma satu: tebus mahal. Di sinilah ambisi Persib benar-benar diuji. Seberapa serius mereka?
Tapi, ceritanya nggak cuma tentang Asnawi.
Di sisi lain, ada nama Pratama Arhan yang mencuat. Bek kiri dengan ciri khas lemparan jauhnya itu punya modal lain: pengalaman internasional. Kalau Asnawi andalannya stabilitas, Arhan bawa energi dan serangan dari sisi kiri.
Dua nama ini, kalau disatukan, ceritanya jadi lebih jelas. Persib lagi cari pemain yang udah punya jam terbang di level Asia, bukan cuma jago di kandang sendiri. Polanya kelihatan, kan?
Pendekatan ini masuk akal. Sepak bola Indonesia sekarang makin terhubung dengan regional. Main di level Asia udah jadi keharusan kalau mau bertahan di puncak.
Artikel Terkait
Pemudik Tersesat Ikuti Google Maps, Terperosok ke Jurang di Tasikmalaya
Takbiran di Jakarta: Gemerlap Perayaan dan Kisah Perempuan Perantau yang Pilih Tak Mudik
Penjualan Tiket Mudik KAI 2026 Tembus 82%, Okupansi Kereta Jarak Jauh Lampaui 100%
Gubernur DKI dan Wagub Akan Salat Idulfitri di Balai Kota, KH Maruf Amin Jadi Khatib