Lukman menambahkan, pihaknya sudah mempersiapkan tim IT yang siaga penuh untuk memantau jaringan. Tapi, kewaspadaan nasabah tetap jadi kunci utama.
“Kami juga mengimbau kepada seluruh nasabah Bank Raya agar tetap berhati-hati dalam setiap transaksi perbankan yang dilakukan dan waspada ketika mendapatkan informasi dari pihak yang tidak dikenal,” katanya lagi.
Imbauan ini bukan tanpa alasan. Modus penipuan kerap meningkat saat momen liburan seperti ini. Berikut beberapa tips sederhana yang dirangkum dari otoritas terkait untuk melindungi diri:
Pertama, jangan mudah percaya SMS atau WhatsApp yang mencurigakan. Kalau ragu, lebih baik stop dulu dan verifikasi ulang.
Kedua, jangan pernah klik tautan mencurigakan yang dikirim orang tak dikenal. Laporkan segera jika menerima pesan semacam itu.
Yang paling penting: jaga kerahasiaan data pribadi Anda. Jangan berikan nomor kartu, PIN, kode OTP, CVV/CVC, atau password kepada siapapun. Juga, hindari mencatat kode-kode rahasia itu di tempat yang mudah dilihat orang.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan perbankan digital yang mudah diakses dan andal,” tutup Lukman. Harapannya, masyarakat bisa bertransaksi dengan aman dan nyaman selama libur panjang ini.
Artikel Terkait
Arus Mudik Lebaran 2026 Capai 1,2 Juta Kendaraan, Jasa Marga Terapkan Sistem Satu Arah
Pedagang Samping Jalan Pantura Cirebon Raup Omzet hingga Rp1,5 Juta Saat Puncak Mudik
MUI dan NU Sahkan Pembayaran Zakat Fitrah Secara Digital
Microsoft Ancam Gugat OpenAI dan Amazon Soal Kerja Sama Cloud Rp850 Triliun