“Karena apapun yang terjadi, meskipun sesungguhnya dari sisi pasokan BBM, kita tidak perlu khawatir, karena itu stok aman,” jelasnya.
Ia melanjutkan, penjelasan dari Menteri ESDM dan Dirut Pertamina soal cadangan untuk sekian hari bukan berarti stok akan habis total. Mekanismenya seperti penyimpanan yang selalu diisi ulang begitu kosong.
“Nah, namun tentunya kita harus menjadikan ini menjadi sebuah pelajaran untuk mengefisienkan diri kita,” tambah Prasetyo.
Soal arahan Presiden Prabowo, Prasetyo menekankan bahwa pesannya jelas: jajaran pemerintahan harus jadi contoh. Mulai dari hal-hal konkret seperti migrasi ke transportasi publik, hingga membatasi pemakaian kendaraan dinas bermotor plat merah.
“Jadi begitu-begitu, sedang kita finalkan,” pungkasnya mengenai berbagai skenario efisiensi yang sedang disiapkan.
Artikel Terkait
Danantara Buka Pendaftaran Gelombang Kedua untuk Mitra Proyek Sampah Jadi Listrik
Imsak Bogor Hari Ini Pukul 04.32 WIB, Berikut Jadwal Lengkap Salat
Gubernur DKI Siapkan WFH untuk ASN Guna Hemat BBM Antisipasi Dampak Konflik Global
Jalur Padang-Bukittinggi Siap 24 Jam untuk Mudik Lebaran 2026