“Ini Stasiun Senen tadi saya baca di sejarahnya itu dari 1912 kalau enggak salah stasiunnya. Dan di zaman Presiden, beliau ingin semua stasiun Gambir, Senen, Jatinegara, dan lain sebagainya, dan keretanya harus kualitasnya meningkat membaik,” tuturnya sambil menggambarkan ambisi itu.
Bagi Teddy, ini bukan sekadar perbaikan fisik biasa. Ada narasi yang lebih besar di baliknya. Menurutnya, kereta api adalah simbol peradaban modern suatu bangsa.
“Karena kereta api itu salah satu simbol peradaban yang modern. Nah, kita Indonesia ingin secepat mungkin publik transportasi semakin baik,” ujar dia.
Jadi, pesannya sederhana tapi berat: kereta dan stasiun harus berbenah. Itu harapan dari atas, yang kini bergulir ke bawah. Kita lihat saja realisasinya nanti.
Artikel Terkait
Imsak Jakarta 04.32 WIB, Azan Subuh 04.42 WIB Hari Ini
KJRI Jeddah Fasilitasi Pemulangan 2.248 Jamaah Umrah dalam Dua Hari
Gubernur DKI Pastikan Stok LPG Aman Jelang Lebaran, Harga Pangan Naik Terkendali
Jalur Mudik Padang-Bukittinggi Siap 24 Jam Jelang Lebaran 2026