Pemerintah masih sibuk mematangkan skema rekrutmen ASN untuk tahun 2026. Nggak main-main, prosesnya masih berjalan. Berbagai opsi sedang dikaji, mulai dari kebutuhan formasi di tiap instansi hingga yang paling krusial: penyesuaian dengan kondisi anggaran negara dan prioritas pembangunan nasional.
“Belum, sedang kita finalkan, kita rumuskan,”
Demikian penjelasan Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, usai menghadiri rapat di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Selasa lalu. Rakor itu sendiri membahas pengawakan program strategis Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, hampir semua kementerian sudah mengajukan permintaan formasi pegawai. Tapi, angka pastinya masih belum bisa diumumkan ke publik. Prasetyo menekankan satu hal: jumlah kebutuhan ASN harus realistis dan melihat kemampuan keuangan negara.
"Mungkin ada prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi," ujarnya. "Karena bagaimanapun juga kita harus mempertimbangkan juga kondisi kemampuan kita secara fiskal. Contohnya seperti itu."
Artikel Terkait
ASDP Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran di Merak Dimulai Malam Ini
Arbeloa Bawa Mbappe dan Bellingham ke Manchester, City Hadapi Tugas Mustahil
Pemudik Rela Begadang Demi Tiket Kereta, Stasiun Jakarta Dipadati 54 Ribu Penumpang
Lonjakan 50% Pemudik di Terminal Kampung Rambutan, Terminal Lain di Jakarta Justru Sepi