Di sisi lain, muncul dugaan menarik dari tim ini. Mereka yakin pelaku juga ikut terkena cairan berbahaya yang mereka bawa sendiri. Indikasinya? Dari cara botol itu dibuang, plus penemuan helm oleh polisi yang diduga milik pelaku.
"Karena hampir tidak mungkin seorang pelaku membuang botol yang merupakan barang bukti penting, mungkin saja dia buang karena tiba-tiba terciprat dengan fatal ke dirinya," papar Julio.
Ia melanjutkan logikanya, "Dan apa sebabnya dia membuang helmnya sendiri kalau tidak mungkin saja helmnya juga kena air keras dan melukai kepalanya? Masa iya dia melepas helm sehingga dia terpapar terhadap risiko dilihat oleh CCTV? Itu hampir mustahil rasanya kami bayangkan."
Semua temuan dan dugaan ini kini ada di tangan polisi. Masyarakat pun menunggu, apakah jejak dari botol ungu dan helm itu akan mengantar penyidik pada pelaku.
Artikel Terkait
Gelandang Persija Kritik Kondisi Lapangan JIS Usai Raih Dua Hasil Imbang
Inspirasi Ucapan Idul Fitri 2026 Jelang Perayaan 21 Maret
Trump Desak China Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz, Ancam Tunda Pertemuan dengan Xi
Warga Bekasi Jalani Puasa dengan Jadwal Imsak Berbeda antara Kabupaten dan Kota