Harapan Putri KW di BWF Finals Hangzhou Pupus di Tangan An Se-young

- Rabu, 17 Desember 2025 | 09:48 WIB
Harapan Putri KW di BWF Finals Hangzhou Pupus di Tangan An Se-young

Hangzhou, Rabu (17/12) – Harapan untuk memulai BWF World Tour Finals 2025 dengan kemenangan pupus bagi Putri KW. Di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium, ia takluk dari pebulutangkis Korea Selatan, An Se-young, dalam tiga gim yang penuh gejolak: 16-21, 21-8, dan 8-21.

Pertandingan langsung panas. Putri langsung tertinggal 0-2, tapi tak butuh waktu lama baginya untuk bangkit. Ia berhasil menyamakan kedudukan 3-3, bahkan sempat memimpin tipis 4-3. Momentum seolah berpihak. Dengan pukulan-pukulan agresif, ia menjauh hingga 7-4.

Namun begitu, kesalahan mulai merayap. Dua pukulan ke belakang lapangan melambung keluar, ditambah satu yang nyangkut di net. An, pemain yang jarang memberi hadiah cuma-cuma, langsung menyambar. Skor yang sempat 10-8 untuk Putri berbalik jadi 10-11 saat jeda, terutama karena serangannya berkali-kali gagal menemui sasaran.

Selepas interval, ceritanya nyaris sama. Putri berusaha bangkit, memimpin 15-13, tapi lagi-lagi ketahanannya di ujung pertukaran pukulan dipertanyakan. An dengan sabar menyusul, 15-16. Begitu skor mencapai 16-16, Putri seperti kehilangan daya. Lima poin beruntun diraih An, menutup gim pertama 21-16.

Gim kedua adalah cerita yang sama sekali berbeda. Meski sempat tertinggal 1-3, Putri tiba-tiba menemukan ritmenya. Pukulannya jadi presisi, mematikan. An terlihat kewalahan, melakukan sejumlah kesalahan tak biasa. Putri melesat, memimpin 11-5 di interval dan benar-benar tak memberi celah.

Ia semakin percaya diri. Selepas jeda, permainannya begitu mengecoh, membuat An terjengkang-jengkang di lapangan. Dengan dominasi nyaris mutlak, Putri menyegel kemenangan di gim kedua dengan skor telak, 21-8. Semua seri.

Tapi, gim penentu justru jadi anti-klimaks. An Se-young kembali muncul dengan versi terbaiknya. Smash dan placing-nya tajam, sulit dijangkau. Putri kebingungan, tertelikung cepat 0-6 dan tertinggal jauh 1-11 saat interval.

Putri tetap berjuang selepas jeda, tak mau menyerah begitu saja. Sayangnya, di sisi lain lapangan, An tampak unggul dalam segala hal: akurasi, penempatan, bahkan stamina. Meski sesekali error masih muncul, keunggulannya terlalu besar. Pertandingan berakhir dengan skor 8-21 untuk gim ketiga, mengakhiri perlawanan Putri KW di pertandingan pembuka grup ini.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar