Lalu, bagaimana dengan Warren Buffett? Investor legendaris ini tak kalah murah hati. Dia memberikan USD 1,3 miliar yang dibagi ke empat yayasan keluarga untuk mendukung beragam tujuan sosial.
Kalau dirangkum, total sumbangan dari 50 filantropis terbesar itu mencapai USD 22,4 miliar pada 2025. Angka mediannya sendiri sekitar USD 105 juta. Cukup gila, kan?
Menariknya, sebagian besar kekayaan para dermawan ini berasal dari sektor keuangan. Ada 20 orang dari bidang itu yang total menyumbang USD 4,1 miliar. Tapi, kontribusi terbesar justru datang dari dunia teknologi. Meski hanya 12 donatur, mereka mampu mengumpulkan sumbangan hingga USD 10 miliar.
Jadi, meski industri keuangan melahirkan banyak filantropis, geng teknologi ternyata lebih dalam kantongnya ketika urusan beramal.
Artikel Terkait
DBS dan Mister Aladin Tawarkan Diskon hingga Rp250.000 untuk Liburan
Hakim Federal Batalkan Panggilan Paksa untuk The Fed, Sebut Tuduhan ke Jerome Powell Tak Berdasar
Arus Mudik di Gerem Cilegon Masih Sepi Jelang Puncak Lebaran 2026
AS Kerahkan 2.500 Marinir dari Jepang ke Timur Tengah, Kurangi Posisi di Indo-Pasifik