Mensos Gus Ipul Tegaskan Data Akurat Kunci Utama Bansos Tepat Sasaran

- Minggu, 15 Maret 2026 | 12:10 WIB
Mensos Gus Ipul Tegaskan Data Akurat Kunci Utama Bansos Tepat Sasaran

Keakuratan data menjadi sorotan utama Menteri Sosial Saifullah Yusuf. Menurutnya, ini adalah kunci tolak ukur mendasar agar bantuan sosial yang disalurkan benar-benar tepat sasaran. Tanpa data yang akurat, upaya mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan sosial bisa meleset.

Pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menegaskan, presiden sendiri sudah menginstruksikan hal ini.

"Harus dimulai dengan data yang akurat. Nah, data inilah hal yang sangat strategis. Pekerjaan kita sangat ditentukan oleh itu," ujarnya dalam acara Inspirasi Bulan Suci, Senin (9/3/2026).
"Datanya akurat, programnya tepat sasaran. Barulah efektif untuk mengentaskan kemiskinan," tambahnya.

Namun begitu, arahan presiden tak cuma berhenti di situ. Gus Ipul menyebut ada dua hal lain yang juga jadi prioritas: pendidikan khusus bagi keluarga kurang mampu dan, tentu saja, penyaluran bansos yang presisi. Semua program ini, klaimnya, akan berjalan mulus kalau fondasi datanya sudah kuat.

Di sisi lain, ada perubahan signifikan dalam sumber data itu sendiri. Untuk menghindari konflik kepentingan, Kemensos kini tak lagi memegang kendali penuh atas datanya.

"Kalau dulu yang memegang data itu Kementerian Sosial, sekarang dengan Inpres nomor 4, itu tidak boleh lagi. Itu adalah BPS," jelas Gus Ipul.

Alasannya sederhana: kalau satu pihak yang mengumpulkan, menyalurkan, dan mengevaluasi, rawan bias. Sekarang, BPS yang menyediakan data pokok kemiskinan. Kemensos membantu memutakhirkan, lalu menggunakan data terkonsolidasi itu sebagai pedoman penyaluran. Jadi, alurnya terpisah, lebih transparan.

"Data adalah kunci untuk mengeksekusi amanat UUD dan visi-misi presiden. Setahun terakhir ini kita konsolidasi," katanya.

Proses pengumpulan datanya pun ingin dibuat partisipatif. Akan dikerjakan bersama dari tingkat RT, RW, hingga masyarakat biasa. Bahkan, warga bisa menyanggah data yang dirasa tidak akurat melalui hotline Kemensos.

"Kalau data ini kita kerjakan terus-menerus bersama-sama, saya yakin makin hari data kita makin akurat," pungkas Gus Ipul.

Acara Inspirasi Bulan Suci sendiri digelar untuk menyambut Ramadan. Dalam acara ini, berbagai tokoh negeri dihadirkan untuk berbagi gagasan solutif dan pemikiran strategis, yang diharapkan bisa memberi nilai kebajikan bagi pembangunan bangsa.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar