PT Jasa Marga memastikan bahwa kebijakan diskon tarif tol sebesar 30% selama mudik Lebaran 2026 nanti tidak akan berdampak buruk bagi kinerja perusahaan. Rencana ini merupakan bentuk dukungan mereka terhadap program pemerintah, yang bertujuan memberi stimulus sekaligus mengurai kemacetan parah yang biasa terjadi saat arus mudik dan balik.
Menurut Direktur Utama Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantoro, performa korporasi tetap akan terjaga.
“Secara year on year tidak turun. Performance korporasi tetap terjaga, meskipun kami menjalankan beberapa program yang diminta pemerintah, salah satunya pemberian diskon,” tegas Rivan dalam sebuah konferensi pers, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan lebih lanjut. Diskon akan berlangsung selama empat hari: tanggal 15 dan 16 Maret 2026 untuk arus mudik, lalu 26 dan 27 Maret untuk arus balik. Logikanya sederhana. Dengan menetapkan jadwal diskon lebih awal, masyarakat diharapkan berangkat sebelum puncak arus mudik yang diprediksi terjadi pada 18 Maret.
“Diskon 15-16 Maret diberikan agar masyarakat berangkat lebih awal, sehingga tidak menumpuk di puncak arus mudik pada 18 Maret,” ujarnya.
Artikel Terkait
Konflik Timur Tengah Dorong Inflasi dan Tekan Rupiah, Pelaku Usaha Waspada
Pemerintah Intensifkan Pengawasan Harga Pangan Menjelang Lebaran
Warga Bekasi Diingatkan Jadwal Imsak Berbeda antara Kabupaten dan Kota
Kemenag Siapkan Ribuan Rumah Ibadah Buka 24 Jam untuk Pemudik Lebaran 2026